Baru Debut, Aijing A2O Lite Hadapi Polemik Dugaan Utang Perusahaan Keluarga

Member termuda A2O Lite, Aijing, ikut menjadi perhatian setelah perusahaan milik ibunya di Beijing diduga menunggak gaji pekerja dan memiliki kewajiban utang mencapai 3,45 juta yuan.

Baru Debut, Aijing A2O Lite Hadapi Polemik Dugaan Utang Perusahaan Keluarga
Aijing A20 Lite. - (Dok. Instagram/a2o.lite).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Member termuda girl group A2O Lite, Aijing, tengah menjadi perhatian publik setelah perusahaan yang dikelola ibunya di Beijing diduga memiliki masalah pembayaran gaji pekerja. Kasus tersebut mencuat di tengah debut A2O Lite yang baru saja meramaikan industri musik internasional.

A2O Lite merupakan girl group multinasional beranggotakan sembilan orang yang dibentuk oleh produser Lee Soo-man. Grup tersebut resmi debut dengan single perdana berjudul "NEON" pada 13 Oktober 2026, sementara Aijing dikenal sebagai salah satu penari dan rapper utama yang mendapat julukan Little BoA.

Perusahaan Orang Tua Aijing Diduga Tunggak Gaji

Perhatian publik terhadap Aijing bermula dari unggahan di media sosial Tiongkok yang mengungkap dugaan persoalan finansial perusahaan keluarganya. Perusahaan teknologi pendidikan Beijing Xiaofeishou yang dikelola oleh ibu Aijing disebut telah menunggak pembayaran gaji sejumlah pekerja sejak 2024.

Persoalan tersebut disebut tidak hanya berkaitan dengan keterlambatan pembayaran gaji. Perusahaan juga dikabarkan belum memenuhi kewajiban berdasarkan hasil mediasi dan perintah pengadilan terkait klaim utang yang disebut mencapai 3,45 juta yuan atau setara puluhan miliar rupiah.

Informasi tersebut kemudian menyebar luas di media sosial Tiongkok dan memicu perdebatan mengenai kondisi perusahaan serta tanggung jawab pemiliknya. Nama Aijing ikut terseret karena statusnya sebagai anak pemilik perusahaan sekaligus anggota baru A2O Lite.

Publik Tiongkok Ramai Mengecam

Kasus tersebut memicu reaksi keras dari warganet Tiongkok. Sebagian pengguna media sosial mempertanyakan bagaimana orang tua Aijing dapat mendukung perjalanan karier putrinya di industri hiburan sementara hak para pekerja perusahaan diduga belum diselesaikan.

Pembahasan mengenai kasus ini bahkan menjadi salah satu topik yang ramai diperbincangkan di Weibo. Kritik publik terutama diarahkan kepada pihak perusahaan dan orang tua Aijing, bukan kepada aktivitas Aijing sebagai artis.

Di tengah derasnya kritik, muncul pula desakan agar persoalan kewajiban perusahaan segera diselesaikan. Publik menilai hak pekerja harus mendapatkan perhatian dan penyelesaian yang jelas.

Ibu Aijing Minta Maaf dan Janji Bertanggung Jawab

Ibu Aijing akhirnya memberikan pernyataan terbuka melalui Weibo terkait persoalan yang menimpa perusahaannya. Ia menyampaikan permohonan maaf kepada pihak-pihak yang terdampak dan berjanji bertanggung jawab atas kewajiban perusahaan.

Sang ibu juga meminta masyarakat tidak mengaitkan persoalan bisnis tersebut dengan Aijing. Ia menegaskan putrinya masih remaja dan tidak mengetahui maupun terlibat dalam masalah operasional perusahaan.

Pernyataan tersebut disampaikan ketika perhatian publik terhadap Aijing semakin besar setelah debut A2O Lite. Permintaan agar Aijing tidak diseret ke dalam persoalan perusahaan menjadi salah satu poin yang ditekankan keluarganya.

A2O Lite Baru Memulai Perjalanan

Kasus yang melibatkan perusahaan orang tua Aijing muncul tidak lama setelah A2O Lite memperkenalkan diri kepada publik internasional. Grup beranggotakan sembilan anggota tersebut berada di bawah naungan A2O Entertainment dan mengandalkan "NEON" sebagai lagu debut mereka.

Aijing sendiri mendapat perhatian karena posisinya sebagai member termuda sekaligus salah satu penari dan rapper utama grup. Kehadirannya bahkan membuat penggemar menjulukinya sebagai Little BoA karena kemampuan dan citra panggungnya.

Hingga kini, perhatian publik masih tertuju pada penyelesaian kewajiban perusahaan milik keluarga Aijing. Sementara itu, pihak A2O Entertainment diharapkan dapat memberikan penjelasan terkait kondisi Aijing agar aktivitas promosi A2O Lite tetap berjalan tanpa terseret persoalan bisnis keluarganya.

A

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE