Kevin Feige Akhirnya Angkat Suara: Dari Kegagalan ‘Kang’ hingga Puji ‘Superman’ Versi James Gunn

Kevin Feige Akhirnya Angkat Suara: Dari Kegagalan ‘Kang’ hingga Puji ‘Superman’ Versi James Gunn
- (Dok. The Hollywood Reporter).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Presiden Marvel Studios, Kevin Feige, akhirnya buka suara terkait sejumlah isu besar yang selama ini menyelimuti fase pasca-Endgame Marvel Cinematic Universe (MCU). Dalam sebuah pertemuan santai namun sarat informasi dengan para jurnalis menjelang perilisan film Fantastic Four: First Steps, Feige bicara blak-blakan tentang kegagalan karakter Kang, tanggapannya soal superhero fatigue, rencana masa depan Blade, hingga posisi Marvel di tengah persaingan sengit industri hiburan.

"Terlalu Banyak Konten, Itu Masalahnya"

Feige mengakui bahwa sejak Endgame, Marvel memang terlalu agresif dalam memperluas jagat sinematik mereka. Jika dari 2008 hingga 2019 Marvel menghasilkan sekitar 50 jam konten, angka itu melonjak lebih dari dua kali lipat menjadi 127 jam (termasuk animasi) hanya dalam waktu enam tahun terakhir.

"Jelas, itu terlalu banyak," ujar Feige. Ia menjelaskan bahwa dorongan dari Disney dan tuntutan era perang streaming membuat Marvel terlalu cepat berekspansi. Meskipun Feige tetap bangga dengan eksperimen seperti WandaVision dan Loki, ia mengakui bahwa efek dari ekspansi ini malah membuat penonton merasa menonton Marvel adalah 'pekerjaan rumah'.

"Dulu nonton film Marvel itu fun. Sekarang orang mulai mikir, 'Saya harus nonton serial ini dulu nggak sih?'"

Soal Thunderbolts dan Koneksi ke Serial

Kegagalan box office Thunderbolts dan The Marvels menjadi pelajaran penting. Menurut Feige, saat karakter-karakter hanya muncul di serial sebelum tampil di film, penonton cenderung bingung dan enggan menonton. Padahal, menurutnya, film-film itu tetap bisa dinikmati tanpa harus tahu latar belakang semua karakter.

"Tapi ya, kami harus lebih jelas menyampaikan itu ke penonton," imbuhnya.

Kang Gagal, Marvel Diam-diam Sudah Siapkan Dr. Doom

Menariknya, Feige akhirnya mengonfirmasi bahwa Marvel sebenarnya sudah berencana memindahkan fokus dari Kang sebelum aktor Jonathan Majors tersandung kasus hukum. Menurut Feige, Kang memang tidak selevel Thanos, dan hanya ada satu karakter yang cukup besar untuk jadi musuh utama selanjutnya: Dr. Doom.

"Bahkan sebelum Ant-Man 3 rilis, saya sudah diskusi dengan Robert Downey Jr. soal ide besar ini," ungkap Feige tanpa menyebut Majors secara langsung.

Blade Masih Jalan, Mahershala Ali Tetap Jadi Pemeran Utama

Proyek Blade sempat melewati empat versi skenario - dua berlatar era masa lalu, dua lainnya berlatar modern. Setelah serangkaian revisi, Feige memastikan versi terbaru akan berlatar masa kini dan Mahershala Ali masih terikat sebagai bintang utama.

Soal waktu rilis? Masih belum jelas, tapi proyek ini tetap dalam radar utama Marvel.

Miles Morales Belum Akan Muncul di MCU

Meski banyak penggemar berharap kemunculan Miles Morales versi live-action di MCU, Feige menegaskan bahwa itu belum akan terjadi dalam waktu dekat. Alasannya? Hak karakter Miles masih dipegang Sony, yang saat ini sedang fokus menyelesaikan trilogi animasi Spider-Verse.

"Selama animasi Spider-Verse belum selesai, mereka minta kami jangan sentuh dulu," ujar Feige.

Rencana Rilis yang Lebih Terukur

Mulai 2025, Marvel akan memperlambat laju produksi. Bisa jadi hanya ada satu film dan satu serial per tahun. Selain itu, anggaran juga dikurangi sekitar sepertiga dari standar produksi 2022-2023.

Feige mengaku tetap ingin membuat film besar untuk penonton luas, meskipun kontraknya tersisa kurang dari dua tahun. "Saya ingin terus bikin film besar untuk semua orang. Marvel masih tempat yang tepat untuk itu saat ini," katanya.

Puji 'Superman' James Gunn, Kirim Teks Langsung

Feige juga memuji Superman karya James Gunn yang kini memimpin DC Studios. "Saya suka bagaimana film itu langsung tancap gas. Penonton nggak kenal Mr. Terrific? Biarin aja. Jalan terus!" katanya.

Ia bahkan mengirim pesan pribadi ke Gunn untuk menyampaikan apresiasinya atas film tersebut.

Punisher dan Deadpool Jadi Awal Cerita untuk Rating Dewasa

Deadpool & Wolverine dan serial Daredevil jadi langkah awal Marvel membuka pintu untuk konten dengan rating dewasa. Feige juga mengonfirmasi bahwa Punisher akan tampil dalam Spider-Man berikutnya, meskipun dengan tone yang berbeda sesuai audiensnya.

"Punisher di film Spider-Man tentu punya nuansa yang berbeda," katanya.

Skrip Tak Pernah Final? Feige Justru Suka

Menanggapi komentar James Gunn yang kini tak memulai produksi tanpa skrip final, Feige mengatakan bahwa Marvel selalu punya skrip penuh, tapi juga selalu terbuka pada perubahan di tengah produksi.

"Saya belum pernah puas dengan naskah film kami, karena selalu ada ruang untuk ditingkatkan. Kami selalu improvisasi dan terus 'plus-ing' selama syuting," katanya.

Produksi Avengers: Doomsday saat ini sedang berlangsung, dan menurut Feige, proses penggarapan film ini menjadi contoh sempurna dari semangat kolaboratif para aktor Marvel lama dan baru.

D
Daniel R
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE