Lionel Messi Ngaku Sangat Marah Usai Gagal Penalti, Responsnya Malah Berujung Rekor Bersejarah

Lionel Messi Ngaku Sangat Marah Usai Gagal Penalti, Responsnya Malah Berujung Rekor Bersejarah
- (Dok. AP Photo).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Lionel Messi kembali menjadi sorotan setelah tampil sebagai pahlawan kemenangan Argentina saat menghadapi Austria pada laga kedua Grup J Piala Dunia 2026. Sang kapten membawa Albiceleste menang 2-0 lewat dua gol yang dicetaknya, sekaligus mengantar tim memastikan tiket ke babak 32 besar.

Namun di balik penampilan gemilang tersebut, ada satu momen yang sempat membuat Messi sangat kecewa. Sebelum mencetak dua gol, pemain berusia 39 tahun itu gagal menjalankan tugas sebagai eksekutor penalti. Kesalahan itu bahkan diakui sendiri membuat emosinya sempat memuncak di tengah pertandingan.

Gen, kegagalan tersebut ternyata tidak membuat Messi kehilangan kepercayaan diri. Sebaliknya, ia mampu bangkit dan membalasnya dengan performa luar biasa. Dua gol yang lahir setelahnya bukan hanya memastikan kemenangan Argentina, tetapi juga membuat Messi resmi menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia.

Usai pertandingan, Messi pun menceritakan bagaimana perasaannya saat gagal mencetak gol dari titik putih.

Messi Akui Sangat Kesal Setelah Gagal Penalti

Peluang emas Argentina datang di awal pertandingan setelah wasit menunjuk titik putih usai melihat tayangan VAR. Messi dipercaya menjadi algojo, tetapi tendangannya justru melenceng dari sasaran.

Momen tersebut menjadi kegagalan penalti ketiga Messi di luar babak adu penalti sepanjang penampilannya di Piala Dunia sejak debut pada 2006.

Meski sempat terpukul, Messi berhasil mengubah keadaan. Ia mencetak gol pada menit ke-30 sebelum kembali membobol gawang Austria pada masa injury time untuk memastikan kemenangan Argentina.

Setelah laga selesai, Messi mengaku dirinya sangat marah dengan eksekusi penalti yang gagal tersebut.

"Hari ini ada momen ketika saya sangat kesal karena gagal mengeksekusi penalti itu," kata Lionel Messi.

"Tendangan saya sangat buruk. Untungnya kami bisa membalikkan keadaan, unggul, dan meraih tiga poin yang sangat penting."

Messi juga menegaskan bahwa sejak awal Argentina memang datang dengan target memenangkan setiap pertandingan.

"Sejak awal kami memang menargetkan kemenangan di setiap pertandingan. Kami adalah Argentina dan selalu ingin menang melawan siapa pun. Tapi kami juga tahu itu tidak mudah, semuanya harus dibuktikan di lapangan. Dan hari ini kami berhasil melakukannya," lanjutnya.

Austria Beri Perlawanan Sengit

Walaupun menang dengan skor 2-0, Argentina tidak menjalani pertandingan dengan mudah. Austria mampu memberikan tekanan sejak menit-menit awal dan membuat lini tengah Albiceleste kesulitan mengembangkan permainan.

Menurut Messi, pertandingan berjalan jauh lebih ketat dibanding yang diperkirakan. Meski Austria tidak terlalu sering mengancam gawang Argentina, tempo permainan mereka membuat tim asuhan Lionel Scaloni harus bekerja keras sepanjang laga.

"Tentu saja kemenangan selalu menjadi target kami," ujar Messi.

"Kami tahu pertandingan tidak akan mudah. Di Piala Dunia ini semua laga terasa sulit dan tidak ada tim yang memberi ruang begitu saja."

Ia juga mengakui Argentina sempat kesulitan menguasai permainan.

"Sangat sulit bagi kami untuk menguasai bola selama yang kami inginkan," tambahnya. "Mereka memang tidak banyak mengancam gawang kami, tetapi pertandingan berjalan sangat ketat dan mereka bermain dengan tempo yang cepat."

Argentina Lolos, Messi Kini Fokus ke Babak Gugur

Tambahan tiga poin membuat Argentina mengoleksi enam angka dari dua pertandingan dan memastikan diri lolos ke babak 32 besar sebagai pemuncak sementara Grup J.

Hasil tersebut membuat laga terakhir melawan Yordania menjadi lebih ringan karena target awal tim sudah berhasil dicapai.

Messi mengaku puas dengan pencapaian Argentina sejauh ini dan ingin timnya tetap fokus menghadapi tantangan berikutnya.

"Saya senang dengan jalannya pertandingan dan tentu saja dengan kemenangan ini," kata Messi.

"Kami berhasil meraih enam poin dan lolos ke babak 32 besar, yang memang menjadi salah satu target awal kami. Kami juga berada di posisi teratas grup. Sekarang kami bisa sedikit lebih tenang karena target pertama sudah tercapai, lalu fokus memikirkan langkah berikutnya."

Menutup pernyataannya, Messi mengaku masih menikmati setiap momen yang dijalaninya bersama Argentina di Piala Dunia.

"Dan ya, saya menjalani semua ini sebagai sesuatu yang spesial, seperti yang selalu saya rasakan. Saya menikmati bermain dan menikmati setiap momen di lapangan," tutupnya.

Sesuai jadwal, Argentina masih akan menghadapi Yordania pada laga terakhir fase grup pada 28 Juni. Pertandingan itu akan menjadi penentu apakah Albiceleste mampu mengamankan status juara Grup J sebelum memasuki fase gugur.

R
Reza Aditya
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE