Suspensi Mobil Rusak Bisa Bahaya! Kenali Tandanya dan Cara Merawat Biar Awet

Suspensi Mobil Rusak Bisa Bahaya! Kenali Tandanya dan Cara Merawat Biar Awet
- (Dok. Freepik).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Banyak orang mikir kalau kenyamanan berkendara cuma soal jok empuk atau AC dingin. Padahal, ada satu komponen penting di mobil yang sering disepelekan, yaitu suspensi. Nah Gen, suspensi ini ibarat "penjaga keseimbangan" mobil kamu. Kerjanya bukan cuma meredam guncangan pas lewat jalan rusak, tapi juga bikin mobil tetap stabil waktu belok atau ngerem mendadak.

Bayangin kalau komponen ini rusak, efeknya bisa bikin mobil gampang limbung, ban cepat aus, sampai bikin risiko kecelakaan meningkat. Makanya, kamu harus peka sama tanda-tanda awal kalau suspensi udah mulai bermasalah.

DIlansir dari Auto 2000, beberapa tanda gampang dikenali, misalnya mobil terasa goyang berlebihan saat melewati tikungan. Itu bisa jadi tanda shock absorber melemah. Kalau dibiarkan, kontrol mobil bakal berkurang dan bikin perjalanan makin berbahaya. Ada juga bunyi-bunyi aneh di bagian bawah mobil saat jalan, biasanya muncul karena komponen suspensi aus atau rusak.

Tanda lain yang nggak kalah penting, coba deh parkirin mobil di permukaan rata. Kalau tinggi antar ban kanan dan kiri nggak sama, besar kemungkinan suspensinya bermasalah. Belum lagi kalau ada oli shock absorber yang bocor, jelas bikin peredam kejut nggak berfungsi dengan baik. Dan kalau kamu lihat ban ausnya nggak rata alias bergelombang, itu juga jadi sinyal kalau suspensi udah lama nggak bekerja optimal.

Nah biar suspensi tetap sehat, ada beberapa hal yang wajib kamu jaga. Pertama, pastiin tekanan ban selalu sesuai anjuran. Kalau ban kempes atau terlalu keras, beban suspensi jadi makin berat. Kedua, rajin cek kondisi sokbreker, per, dan kaki-kaki mobil lainnya. Jangan nunggu ada karat atau bocor dulu baru panik.

Selain itu, jangan suka bawa muatan berlebih, karena tiap mobil punya batas kemampuan suspensinya. Lakukan spooring dan balancing secara berkala biar roda tetap selaras dan nggak bikin suspensi kerja ekstra. Rotasi ban juga penting supaya keausannya rata. Dan yang nggak kalah penting, biasakan nyetir dengan bijak, jangan asal terabas lubang atau polisi tidur dengan kecepatan tinggi.

Kalau mau lebih aman lagi, lakukan servis rutin di bengkel resmi. Biasanya mekanik bakal sekalian cek kondisi suspensi secara menyeluruh. Dengan begitu, mobil tetap nyaman dipakai sekaligus aman buat kamu dan penumpang.

R
Reza Aditya
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE