Resmi! Valtteri Bottas Jadi Pembalap Pertama Cadillac untuk Musim F1 2026

Resmi! Valtteri Bottas Jadi Pembalap Pertama Cadillac untuk Musim F1 2026
- (Dok. PlanetF1).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Tim Cadillac akhirnya mengambil langkah besar dengan memastikan Valtteri Bottas sebagai pembalap pertama mereka untuk musim Formula 1 2026. Kabar ini menandai kembalinya Bottas ke grid penuh waktu setelah sempat absen dan berstatus sebagai pembalap cadangan di Mercedes sepanjang musim 2025.

Menurut laporan RacingNews365 dan Formula.hu, pengumuman resmi akan dilakukan pekan depan. Meski begitu, gosip keterkaitan Bottas dengan proyek anyar Cadillac sudah lama berhembus. Sang pembalap Finlandia sendiri juga tidak menutupi hasratnya untuk kembali bersaing di level tertinggi balap jet darat.

Cadillac, yang dipimpin oleh Graeme Lowdon, berencana mengadakan sesi Testing of Previous Cars (TPC) pada akhir 2025, kemungkinan menggunakan mobil Ferrari lama, guna mempersiapkan tim menghadapi tantangan debut. Bergabungnya Bottas sejak awal dianggap langkah logis agar ia bisa menyatu dengan tim baru sekaligus mengarahkan pengembangan mobil.

Lowdon bukan nama asing bagi Bottas. Ia pernah bekerja sebagai manajer Zhou Guanyu, rekan setim Bottas di Sauber selama tiga musim sebelum keduanya meninggalkan grid pada akhir 2024. Kedekatan ini diyakini membantu adaptasi Bottas dalam proyek besar Cadillac.

Bottas sendiri memiliki rekam jejak impresif. Bersama Mercedes pada 2017-2021, ia mengoleksi 10 kemenangan Grand Prix, 20 pole position, dan 58 podium. Pengalaman panjang itulah yang membuat Cadillac melihat Bottas sebagai sosok tepat untuk memimpin arah tim. Meski begitu, masih belum jelas apakah ia langsung meninggalkan perannya sebagai pembalap cadangan Mercedes dalam waktu dekat.

Dengan masuknya Cadillac, grid F1 2026 akan bertambah menjadi 11 tim untuk pertama kalinya sejak 2016. Kehadiran Bottas jelas memberi daya tarik tersendiri, baik dari sisi pengalaman maupun reputasi. Namun, pertanyaan besar kini mengarah pada siapa yang akan menjadi rekan setimnya.

Nama Sergio Perez sempat disebut sebagai kandidat, meski Alpine juga tertarik merekrut pembalap asal Meksiko itu. Selain itu, beberapa talenta muda juga dikaitkan dengan kursi kedua Cadillac, tetapi belum jelas apakah tim Amerika tersebut akan berani mengambil risiko pada pembalap minim pengalaman.

Kepastian Bottas sebagai pembalap pertama Cadillac membuat musim 2026 semakin ditunggu. Dengan kombinasi pengalaman dan proyek ambisius dari General Motors, semua mata kini tertuju pada debut tim baru ini: akankah Cadillac menjadi kuda hitam di F1, atau justru butuh waktu panjang untuk bisa menyaingi raksasa-raksasa lama?

D
Daniel R
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE