Heboh Dana BUMDes Cianjur Diduga Dipakai Main Saham, Rp200 Juta Raib dan Pengurus Diprotes Warga

Heboh Dana BUMDes Cianjur Diduga Dipakai Main Saham, Rp200 Juta Raib dan Pengurus Diprotes Warga
- (Dok. Istimewa).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Dana Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Benjot di Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, diduga diselewengkan untuk investasi saham.

Dugaan ini mencuat setelah pemerintah desa menemukan adanya transaksi mencurigakan pada rekening BUMDes yang seharusnya digunakan untuk kegiatan usaha desa.

Kepala Desa Benjot, Sopyan Sauri, mengatakan bahwa kecurigaan muncul karena BUMDes tidak menunjukkan aktivitas selama beberapa waktu. Ia kemudian memeriksa rekening dan mendapati adanya penarikan sebesar Rp200 juta pada 21 Agustus.

Sopyan menghubungi pengurus BUMDes dan meminta mereka mengembalikan dana tersebut agar bisa digunakan kembali sesuai perencanaan. Namun pada musyawarah desa, terungkap bahwa dana itu dipakai untuk investasi saham. Pengakuan tersebut memicu protes dari pemerintah desa dan warga yang mendesak agar dana segera dikembalikan.

Dalam musyawarah itu, pengurus diminta memberikan jaminan. Pemerintah desa telah menerima jaminan berupa sertifikat tanah dari pengurus yang bersangkutan. Pemerintah desa kini menunggu hasil audit dari kecamatan dan Inspektorat Daerah (Itda) Cianjur untuk menentukan langkah selanjutnya, termasuk kemungkinan pencabutan SK kepengurusan.

Camat Cugenang, Ali Akbar, menegaskan bahwa tindakan tersebut tidak dibenarkan. Menurutnya, investasi saham dengan dana BUMDes tidak sesuai ketentuan karena tidak ada dalam perencanaan maupun kajian usaha. Ia menyebut persoalan ini telah dilaporkan ke Itda Cianjur dan kini menunggu rekomendasi mengenai sanksi yang akan dijatuhkan, mulai dari teguran hingga kemungkinan proses hukum.

M
M Ihsan
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE