Sinopsis Film The Furious: Film Internasional Terbaru Joe Taslim dan Yayan Ruhian yang Banjir Pujian Kritikus

Sinopsis Lengkap Film Laga Internasional The Furious

Sinopsis Film The Furious: Film Internasional Terbaru Joe Taslim dan Yayan Ruhian yang Banjir Pujian Kritikus
Adegan Joe Taslim dalam film The Furious. - (Dok. Istimewa).

JAKARTA, GENVOICE.ID -Resmi mendarat di seluruh jaringan bioskop Indonesia mulai hari ini, film bertajuk The Furious siap memanjakan penonton lewat kolaborasi epik aktor bela diri kebanggaan tanah air, Joe Taslim dan Yayan Ruhian, yang bersanding dengan aktor kungfu kenamaan Xie Miao.

Disutradarai oleh koreografer aksi legendaris Kenji Tanigaki, sinema berlatar wilayah Asia Tenggara ini menyajikan jalinan cerita penuh ketegangan mengenai perjuangan seorang ayah dalam meruntuhkan sindikat perdagangan anak global demi menyelamatkan sang putri.

Simak alur cerita lengkap, daftar pemain, hingga jadwal tayang resmi film The Furious berikut ini.

Misi Investigasi Berdarah yang Berujung Petaka

Alur cerita The Furious bermula di sebuah kota padat di kawasan Asia Tenggara. Fokus cerita awalnya menyoroti keberanian seorang jurnalis wanita bernama Matia (Jeeja Yanin) yang tengah gigih membongkar jaringan terorganisasi perdagangan anak di bawah umur.

Meski sang suami, Navin (Joe Taslim), sudah berulang kali memperingatkannya demi keselamatan keluarga, Matia tetap bergeming dan terus merangsek maju hingga berhasil menemukan lokasi penyanderaan para korban.

Nahas, langkah berani Matia berujung pada bentrokan fisik hebat dengan para komplotan penjahat. Situasi kian tidak terkendali saat pemimpin tertinggi sindikat, Paklung (Joey Iwanaga), tiba di lokasi bersama tangan kanan kepercayaannya yang kejam, Tak (Yayan Ruhian).

Menggunakan senjata tradisional kukri dan busur panah, Tak tanpa belas kasihan mengeksekusi salah seorang anak di tempat, sebelum akhirnya meringkus Matia hidup-hidup.

Pelarian Rainy dan Penyelidikan Tukang Reparasi Misterius

Beberapa bulan berselang pasca-hilangnya Matia, sudut lain kota tersebut memperkenalkan sosok Wang Wei (Xie Miao), seorang pria tunawicara yang bekerja sebagai tukang reparasi namun memiliki keahlian kungfu tingkat tinggi.

Suatu hari, ia dikunjungi oleh putrinya, Rainy (Yang Enyou), yang membujuk sang ayah untuk kembali ke negara asal mereka. Penolakan dingin dari Wei membuat Rainy terpukul dan kabur dari rumah dalam kondisi emosional.

Pelarian Rainy justru membawanya masuk ke dalam perangkap komplotan penculik anak, yang di antaranya digerakkan oleh seorang pelaku bernama Ho (Brian Le). Sadar putrinya hilang, Wei sempat melacak keberadaan truk pelaku dan terlibat pertarungan sengit, walau akhirnya ia gagal mencegah mereka membawa Rainy pergi.

Upaya Wei mencari keadilan lewat kepolisian setempat pun membentur dinding tebal. Sang kapten polisi yang korup sengaja menghentikan penyelidikan karena diam-diam merupakan kaki tangan Paklung. Meski begitu, pihak berwajib sempat dikejutkan oleh rekam jejak masa lalu Wei yang misterius dan tidak terdeteksi.

Pertemuan Dua Ayah di Klub Petarung Rahasia

Di sisi lain, Navin tidak pernah berhenti mencari keberadaan istrinya yang hilang tanpa jejak. Demi mendapatkan informasi akurat, ia nekat menyamar sebagai pembeli potensial dan menyusup ke wilayah kekuasaan Song (Sahajak Boonthanakit), seorang pedagang manusia senior sekaligus figur ayah bagi Ho. Penyamaran tersebut membawa Navin ke sebuah klub petarung rahasia milik Song.

Dipandu oleh petunjuk kuat yang sama, Wei akhirnya turut mendatangi klub petarung ilegal tersebut demi melacak keberadaan Rainy. Ketegangan cerita berada di titik puncak ketika identitas asli Wei mendadak dikenali oleh salah satu anggota sindikat, yang langsung memicu perintah massal bagi seluruh anak buah kapal untuk menyerang dan menghabisi pria misterius itu secara brutal.

Garapan Sutradara Ternama dan Pujian Kritikus

Naskah skenario film The Furious diracik lewat kolaborasi penulis Mak Tin-shu, Lei Zhilong, Shum Kwan-sin, dan Frank Hui. Keahlian Kenji Tanigaki dalam mengarahkan adegan perkelahian membuat film ini panen pujian saat tayang perdana di Toronto International Film Festival (TIFF) pada 6 September 2025, sebelum akhirnya didistribusikan ke Hong Kong pada 12 Juni 2026.

Para kritikus film global secara umum sepakat memuji karya ini sebagai tontonan aksi tanpa henti yang berdarah-darah, namun dikemas secara estetis layaknya pertunjukan balet lewat koreografi bela diri yang sangat inventif dan segar.

Kehadiran The Furious di layar lebar tidak hanya sekadar menjadi pelepas dahaga bagi para pencinta film laga, melainkan juga kembali menegaskan taji para aktor laga Indonesia di kancah sinema internasional.

Mengingat ulasannya yang menjanjikan aksi intens berdarah, pastikan batasan usia menonton sudah sesuai sebelum Gen membeli tiket.

S
Sarah Ramadhani
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE