Nenek Sami di Wonogiri Tewas Bersimbah Darah, Anak Kandung Korban Diamankan Polisi
Polisi Temukan Bukti Kuat, Baju Berlumuran Darah Anak Korban Jadi Petunjuk Misteri Kematian Nenek Sami
JAKARTA, GENVOICE.ID - Warga Wonogiri digegerkan dengan penemuan jenazah seorang nenek bernama Sami Rahayu (57) di rumahnya. Nenek Sami ditemukan tak bernyawa dengan kondisi bersimbah darah dan luka di kepala, yang diduga disebabkan oleh senjata tajam.
Kejadian ini tentu bikin geger warga sekitar, apalagi anak korban yang bernama Dwi Utomo alias Uut sempat menghilang.
Jenazah nenek Sami, warga Desa Karanglor, Manyaran, Wonogiri, ditemukan oleh tetangganya pada Kamis, 14 Agustus 2025, sekitar pukul 18.00 WIB.
"Warga curiga, kok lampu rumahnya belum menyala. Kemudian warga mendatangi rumah korban," kata Kepala Dusun Teguh.
Saat itulah mereka menemukan nenek Sami sudah dalam posisi telungkup tak bernyawa.
Anak Korban Diamankan, Status Masih Saksi
Polisi bergerak cepat mengusut tuntas kasus ini. Anak korban, Uut, yang sempat menghilang kini telah diamankan polisi. Meskipun demikian, pihak kepolisian belum menetapkannya sebagai tersangka.
Kapolres Wonogiri, AKBP Wahyu Sulistyo, menjelaskan bahwa status Uut saat ini masih saksi. "Statusnya masih saksi. Kita akan melakukan pengungkapan dengan scientific crime investigation, bukan hanya dengan pengakuan saja," ujar Wahyu.
Polisi tidak mau gegabah, mereka mengandalkan bukti-bukti ilmiah untuk mengungkap kebenaran. Salah satu petunjuk kuat adalah noda darah yang ditemukan di baju Uut. Baju tersebut kini sudah disita sebagai barang bukti.
Mandau dan Rambut Korban Ditemukan di Lokasi Berbeda
Tak hanya itu, di tempat yang berbeda, polisi juga berhasil menemukan sebuah mandau atau parang, beserta gagang dan potongan rambut korban. Semua barang bukti ini akan menjalani pemeriksaan di laboratorium forensik (labfor) Polda Jateng.
"Nanti kita lakukan tes di labfor Polda Jateng. Betul tidak itu baju dia, kan bisa kelihatan. Termasuk betul tidak darahnya korban yang menempel di baju itu. Kita lakukan penyelidikan," jelas Kapolres.
Proses ini penting untuk memastikan apakah mandau yang ditemukan adalah senjata yang digunakan, dan apakah darah di baju Uut benar-benar milik korban. Kasus pembunuhan di Wonogiri ini masih terus dalam tahap penyelidikan untuk mengungkap siapa pelaku sebenarnya.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!