Info Cuaca Jakarta saat Lebaran, Waspada Hujan Bakal Guyur Ibu Kota!
JAKARTA, GENVOICE.ID - Momen Lebaran Idul Fitri yang sudah di depan mata biasanya identik dengan baju baru, sungkeman, dan keliling silaturahmi ke rumah sanak saudara. Tapi sepertinya tahun ini ada hal ekstra yang wajib masuk dalam daftar persiapan kamu nih Gen. Selain menyiapkan ketupat dan opor ayam, ada baiknya kamu juga mulai menyiapkan payung atau jas hujan di bagasi motor dan mobil.
Pasalnya, ada kabar penting dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta soal kondisi langit ibu kota saat hari kemenangan nanti. Berdasarkan pantauan terbaru dari para ahli cuaca, sepertinya matahari nggak bakal bersinar terik seharian karena ada tamu tak diundang berupa tetesan air dari langit yang siap membasahi aspal Jakarta tepat di hari raya.
Kabar ini bukan sekadar omongan belaka karena datanya langsung merujuk pada prediksi dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan dini kepada seluruh warga agar lebih berhati-hati dan mengantisipasi cuaca yang kurang bersahabat tersebut.
Saat memberikan keterangan kepada awak media di kawasan Jakarta Utara pada hari Minggu, beliau menyebutkan kalau momen hari besar keagamaan kali ini kemungkinan besar bakal dibarengi dengan turunnya hujan.
"Sehingga dengan demikian, pada saat nanti Idul Fitri dan Nyepi akan ada curah hujan," kata Gubernur DKI Pramono Anung kepada wartawan di Jakarta Utara, Minggu.
Berdasarkan data yang diterima dari BMKG, curah hujan yang bakal turun diprediksi masuk dalam kategori menengah. Meskipun atmosfer di sebagian besar wilayah Indonesia secara umum masih dibilang cukup aman atau kondusif, tapi tetap saja fenomena hujan yang datang bareng kilat, petir, sampai angin kencang harus tetap diwaspadai di beberapa titik wilayah.
Hal ini tentu jadi catatan penting buat kamu yang punya agenda outdoor atau mau konvoi silaturahmi bareng teman-teman.
Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, juga menitipkan pesan supaya masyarakat jangan panik tapi tetap pasang mode waspada tinggi, terutama buat yang lagi di tengah perjalanan mudik atau sekadar mobilitas di dalam kota. Beliau menyarankan agar kita semua rajin mengecek update info cuaca terbaru.
"Tetap pantau informasi cuaca darat, laut dan udara terbaru untuk menyesuaikan rencana perjalanan mudik melalui berbagai kanal resmi BMKG," kata Faisal.
Kalau kita bedah secara teknis, kondisi ini disebabkan oleh adanya aktivitas Madden Julian Oscillation (MJO) yang masih nangkring di wilayah selatan dan timur Indonesia. Selain itu, ada juga gangguan dari Gelombang Rossby Ekuatorial dan Gelombang Kelvin yang muter-muter di sekitar wilayah kita pada periode 13 sampai 20 Maret 2026.
Kombinasi fenomena ini bikin awan hujan makin betah tumbuh subur. Apalagi kelembapan udara lagi tinggi-tingginya dan kondisi atmosfer kita memang lagi nggak stabil atau labil banget.
Plt Deputi Bidang Meteorologi, Andri Ramdhani, juga menambahkan kalau potensi hujan intensitas sedang sampai lebat ini sebenarnya nggak cuma di Jakarta. Sebagian wilayah Sumatera, serta Jawa bagian tengah dan timur juga diprakirakan bakal kena imbasnya pada periode 14 sampai 17 Maret. Jadi, pastikan Gen selalu update informasi biar rencana Lebaran tahun ini tetap asik meskipun harus hujan-hujanan.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!