Ruben Onsu Laporkan Penyebar Video Call dengan Pria ke Polda Metro Jaya
JAKARTA, GENVOICE.ID - Presenter Ruben Onsu menempuh jalur hukum setelah beredarnya video call yang diduga memperlihatkan dirinya bersama seorang pria di media sosial. Ia melaporkan akun media sosial yang mengunggah konten tersebut atas dugaan pencemaran nama baik dan fitnah melalui media elektronik ke Polda Metro Jaya pada 11 Oktober 2026.
Laporan itu dibuat setelah konten yang dianggap merugikan reputasinya beredar melalui Instagram pada 10 Oktober 2026. Ruben menilai unggahan tersebut telah mencemarkan nama baiknya.
Kasubbid Penmas Polda Metro Jaya, Onkoseno Grandiarso Sukahar, membenarkan adanya laporan dari Ruben. Ia menyebut laporan tersebut berkaitan dengan dugaan pencemaran nama baik dan fitnah melalui media elektronik.
"Yang bersangkutan membuat laporan dugaan pencemaran nama baik/fitnah melalui media elektronik pada 11 Oktober 2026," ujar Onkoseno.
Bukti Digital Diserahkan kepada Polisi
Penanganan laporan Ruben akan dilakukan oleh Direktorat Reserse Siber Polda Metro Jaya karena berkaitan dengan dugaan pelanggaran di ruang digital. Menurut Onkoseno, laporan tersebut masih dalam tahap pendalaman.
Ruben juga telah menyerahkan sejumlah bukti untuk mendukung laporannya. Bukti itu berupa flashdisk dan tangkapan layar unggahan Instagram yang menyebarkan konten terkait dirinya.
"Ada flashdisk dan tangkapan layar (screenshot) unggahan Instagram yang menyebarkan konten tersebut," kata Ruben.
Sebelumnya, akun Instagram Sarwendah diketahui menjadi pihak pertama yang mengunggah video call yang diduga memperlihatkan Ruben bersama seorang pria. Video tersebut kemudian menjadi sorotan di tengah konflik antara Ruben dan Sarwendah.
Meski laporan telah diterima dan bukti digital diserahkan, identitas pemilik akun Instagram yang dilaporkan belum dicantumkan secara spesifik oleh Ruben.
Onkoseno menjelaskan bahwa tim siber Polda Metro Jaya kini tengah menelusuri jejak digital untuk mengidentifikasi pemilik akun yang menyebarkan konten tersebut. Proses penyelidikan masih berlangsung untuk mengungkap pihak yang bertanggung jawab.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!