Diplomat Muda Tewas Tragis di Menteng: Polisi Dalami Aktivitas Terakhir dan Buka Peluang Ekshumasi

Wajah Terlilit Lakban, Polisi Usut Jejak Terakhir Diplomat yang Ditemukan Tewas di Kamar Kos

Diplomat Muda Tewas Tragis di Menteng: Polisi Dalami Aktivitas Terakhir dan Buka Peluang Ekshumasi
CCTV rekam aktivitas terakhir diplomat muda sebelum ditemukan tewas tragis di Kos Menteng, polisi lakukan olah TKP dan Penyelidikan lanjutan. - (Dok. Istimewa).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Diplomat muda tewas tragis di Menteng, polisi selidiki aktivitas terakhir hingga buka peluang ekshumasi jasad korban.

Kabar duka sekaligus bikin geger datang dari kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Seorang diplomat muda Kementerian Luar Negeri (Kemlu), ADP (39), ditemukan tewas mengenaskan di kamar kosnya. Kondisinya pun bikin merinding, wajahnya terikat lakban! Polisi nggak tinggal diam, kasus ini lagi diusut habis-habisan.

Pihak kepolisian lagi menyusuri pelan-pelan keseharian korban. Mulai dari circle pertemanannya sampai aktivitas sehari-hari ADP, semuanya bakal diungkap biar jelas apa yang sebenarnya terjadi.

"Para pihak terkait yang menjadi circle korban itu juga dilakukan komunikasi, dilakukan pengambilan keterangan," sebut Kombes Ade Ary Syam Indradi, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Jumat (11/7).

Agar semakin dalam, polisi juga gandeng tim psikologi forensik untuk mengulik kepribadian ADP. Tujuannya buat memahami lebih jauh karakter almarhum dan bisa jadi petunjuk penting dalam kasus ini.

Nggak cuma itu, polisi bahkan mempertimbangkan untuk melakukan ekshumasi alias gali makam demi mengungkap penyebab kematian secara pasti. FYI, jenazah ADP sudah dimakamkan di Tempat Pemakaman Sunthen, Jomblangan, Bantul, Jogja. Kalau hasil investigasi butuh, makam bisa saja dibongkar demi keadilan.

Penyelidikan juga melibatkan banyak tim, mulai dari Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor), Inafis, sampai tim dokter yang melakukan autopsi di RSCM. Semua ini demi memastikan setiap bukti dan fakta terungkap sejelas-jelasnya.

Polisi juga fokus ke pemeriksaan organ dalam tubuh korban lewat uji patologi forensik. Sambil menunggu hasil lab, mereka tetap rajin ngumpulin informasi. Termasuk, olah TKP lanjutan di kosan ADP yang masih terus dilakukan.

Menariknya, ada beberapa hal yang sudah berhasil dikumpulkan dari CCTV dan saksi. Malam sebelum ditemukan meninggal, ADP sempat kelihatan mengambil pesanan makanan dari ojek online sekitar pukul 22.00 WIB. Ia sempat makan di ruang makan kos dan bahkan buang sampah. Nggak ada tanda-tanda aneh, bahkan ia sempat telepon istrinya sekitar pukul 21.00 WIB.

Yang bikin heran, CCTV tidak menunjukkan ada orang lain masuk ke kamarnya malam itu. ADP juga memang tinggal sendiri di kamar kos tersebut. Sampai saat ini, polisi belum menemukan bukti ada pihak lain yang terlibat langsung.

Kasus kematian diplomat muda di Menteng ini masih terus didalami oleh pihak kepolisian. Dengan mengedepankan scientific crime investigation, polisi berkomitmen mengungkap penyebab pasti kematian ADP, termasuk kemungkinan ekshumasi jenazah jika dibutuhkan. Publik diimbau untuk bersabar menanti hasil investigasi resmi.

S
Sarah Ramadhani
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE