Viral Vokalis Band Harum Manis Diduga Melecehkan Perempuan Dibawah Umur, Label dan Festival Besar Langsung Cabut Kerja Sama

Viral Vokalis Band Harum Manis Diduga Melecehkan Perempuan Dibawah Umur, Label dan Festival Besar Langsung Cabut Kerja Sama
- (Dok. Medcom).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Vokalis band arus pinggir Harum Manis yaitu Sulthon Kamil telah ramai di media sosial, terutama X dan Instagram, karena diduga telah melecehkan perempuan di bawah umur. Dugaan ini pertama kali diangkat melalui unggahan di media sosial X oleh akun bernama @TEWASUSAIPESTA pada Rabu (10/9). Unggahan tersebut berisikan tangkapan layar percakapan pelaku dengan korban yang masih di bawah umur.

Dalam percakapan yang viral, Kamil disebut sering mendekati remaja perempuan melalui media sosial, membangun kedekatan emosional, lalu mengarahkan obrolan ke ranah seksual. Salah satu pesan yang ditunjukkan memperlihatkan ia menulis kepada seorang remaja, "Untung kamu deketnya sama aku, what if it happens with other older guys?"

Unggahan itu langsung menuai respons publik. Banyak warganet menilai pola komunikasi tersebut sebagai bentuk grooming, yakni upaya manipulatif orang dewasa untuk mendapatkan kepercayaan anak sebelum melakukan pelecehan.

Dampak dari viralnya kasus ini terasa cepat. Label rekaman Lamunai Records yang sebelumnya menaungi Harum Manis langsung mengumumkan pemutusan kerja sama pada Rabu malam (10/9). "Lamunai Records menyatakan solidaritas dan dukungan kepada korban dalam kasus pelecehan yang melibatkan terduga Sulthon Kamil dari Harum Manis. Dengan keputusan ini, Harum Manis tidak lagi menjadi bagian dari Lamunai Records," tulis pihak label melalui Instagram.

Tak berhenti di situ, gelombang reaksi juga datang dari industri musik tanah air. Synchronize Festival 2025 yang sebelumnya menempatkan Harum Manis sebagai salah satu penampil pada hari pertama, resmi mencoret nama band tersebut dari daftar lineup terbaru. Keputusan ini disampaikan langsung oleh Direktur Festival Synchronize, David Karto.

"Kalau ada salah satu penampil yang terkait kasus kekerasan seksual, kami harus turunkan. Pagi ini kami mendengar isu yang sedang viral, dan akhirnya baru saja kami putuskan untuk mencoret Harum Manis," jelas David saat konferensi pers di Jakarta, dikutip dariMedia Indonesia, Kamis (11/9).

David menambahkan, sikap tegas ini sejalan dengan komitmen Synchronize Fest untuk menciptakan Ruang Aman di setiap penyelenggaraan festival. "Kami sadar festival bisa jadi ruang rawan, tapi kami ingin memastikan musik tetap jadi ruang yang lebih baik," ujarnya.

Kekecewaan juga datang dari teman dekat sekaligus mantan rekan satu band, Adib Arkan. Ia menuliskan pernyataan di akun X miliknya @terserahtanggal. "Gue kecewa banget, Mil. Korbannya banyak dan di bawah 20 semua," tulisnya, mengenang masa-masa awal band terbentuk selepas SMA dan menyesalkan tindakan rekannya yang dianggap menyalahgunakan kepolosan remaja.

Harum Manis sendiri sempat menjadi sorotan pada 2024 lewat album debut "Hentikan Pernikahan Ini" yang viral di TikTok karena gaya pop barok dengan sentuhan lo-fi dan puitis. Namun, popularitas itu kini runtuh seketika. Publik musik mendukung langkah tegas Lamunai Records dan Synchronize Fest, sambil menegaskan pentingnya menghadirkan ruang aman di skena musik independen.

D
Daniel R
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE