Anthony Davis Cedera Lagi, Dallas Mavericks Makin Ketar-Ketir Tanpa Kepastian Comeback
JAKARTA, GENVOICE.ID - Nasib kurang beruntung kembali menghampiri Anthony Davis. Bintang Dallas Mavericks itu harus menepi lagi setelah mengalami cedera ligamen pada tangan kirinya, cedera yang membuat masa depannya di sisa musim ini kembali diliputi tanda tanya besar.
Mengutip laporan resmi NBA, hasil pemeriksaan MRI menunjukkan adanya kerusakan ligamen di tangan kiri Davis. Pemain berusia 32 tahun itu kini masih mengumpulkan sejumlah pendapat medis untuk menentukan langkah terbaik dalam menangani cederanya, sehingga belum ada kepastian kapan ia bisa kembali ke lapangan.
Cedera ini terjadi di momen krusial. Davis mengalami masalah pada akhir laga saat Mavericks kalah tipis 114-116 dari Utah Jazz, Jumat (9/1). Ia sempat terlihat menahan rasa sakit di bangku cadangan sebelum akhirnya meninggalkan lapangan dan masuk ke ruang ganti lebih awal.
Absennya Davis jelas jadi pukulan telak bagi Mavericks. Tim asal Texas itu masih berjuang keluar dari papan bawah klasemen Wilayah Barat, situasi yang terasa makin ironis mengingat mereka belum lama ini tampil di Final NBA. Kini, Mavericks terpuruk di peringkat 12 dan berada di luar zona playoff yang mengharuskan minimal finis di posisi delapan besar.
Kondisi ini juga tak lepas dari keputusan besar klub pada Februari tahun lalu yang mengirim Luka Doncic ke Los Angeles Lakers, sebuah langkah yang hingga kini masih menyisakan tanda tanya besar bagi masa depan tim.
Cedera tangan Davis pun memunculkan spekulasi baru soal masa depannya di Dallas. Dalam situasi NBA, pembahasan pertukaran pemain kerap sangat bergantung pada kondisi kebugaran. Masalahnya, cedera ini berpotensi membuat Davis absen melewati batas akhir trade deadline NBA pada 5 Februari, yang otomatis mempersempit ruang gerak Mavericks.
Sepanjang musim ini, performa Davis sebenarnya masih tergolong solid dengan rata-rata 20,4 poin dan 11,1 rebound per pertandingan. Namun, masalah kebugaran terus menghantuinya. Ia tercatat sudah absen dalam 18 dari 38 pertandingan Mavericks akibat cedera betis dan pangkal paha sebelumnya.
Krisis cedera di Dallas pun kian kompleks. Selain Davis, Mavericks juga belum bisa memastikan kapan Kyrie Irving akan kembali bermain setelah mengalami cedera ACL pada Maret tahun lalu. Bahkan, ada kemungkinan guard sembilan kali All-Star itu sama sekali tidak tampil di musim 2025-2026.
Di tengah situasi sulit ini, harapan Mavericks praktis bertumpu pada Cooper Flagg, pilihan nomor satu NBA Draft 2025 yang mulai menunjukkan potensi menjanjikan sebagai rookie. Meski begitu, tanpa kehadiran Davis dan Irving, banyak pihak menilai Mavericks bakal kesulitan mendongkrak posisi di klasemen, sekalipun mereka masih memegang hak pilihan putaran pertama pada draft tahun ini.
Dallas Mavericks kini berada di persimpangan sulit: menunggu keajaiban dari pemain muda, atau kembali harus menerima kenyataan pahit bahwa musim ini berjalan jauh dari harapan.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!