Xpeng Siap Guncang Eropa! Robotaxi Meluncur 2026, Penjualan Meledak Hingga 700 Persen!
JAKARTA, GENVOICE.ID - Produsen mobil listrik asal Tiongkok, Xpeng, kembali mencuri perhatian dunia otomotif global dengan mengumumkan strategi ambisius bertajuk "Di Eropa, Bersama Eropa" dalam ajang bergengsi IAA Mobility 2025 di Jerman. Langkah ini menandai keseriusan Xpeng dalam memperluas dominasi mereka di pasar Uni Eropa (UE), dengan berbagai terobosan inovatif yang mengejutkan banyak pihak.
Dalam pernyataan terbaru, CEO Xpeng, He Xiaopeng, menegaskan bahwa perusahaan akan meluncurkan Robotaxi pertama, kendaraan tanpa pengemudi, di Tiongkok pada tahun 2026, bersamaan dengan produksi massal kendaraan otonom Level 4 (L4). Ini menjadi langkah besar menuju masa depan mobilitas cerdas yang sepenuhnya otomatis.
Tak hanya fokus di dalam negeri, Xpeng juga mengumumkan pembukaan pusat riset dan pengembangan (R&D) pertama di Eropa, tepatnya di Munich, Jerman. Pusat ini akan membantu menyesuaikan teknologi kendaraan Xpeng agar sesuai dengan standar dan kebutuhan konsumen Eropa. Sebelumnya, Xpeng telah memiliki dua pusat R&D di Silicon Valley dan San Diego, Amerika Serikat.
"Perjalanan global kami dimulai di Eropa pada 2021," ujar Wakil Presiden Xpeng, Brian Gu, merujuk pada ekspansi awal mereka ke Norwegia, yang kemudian disusul ke Jerman, Belanda, Prancis, dan Italia.
Saat ini, Xpeng telah hadir di 46 pasar global, dengan 30 persen dari total karyawannya terlibat di bidang R&D. Hingga saat ini, perusahaan telah mengirimkan 21.701 unit kendaraan ke luar negeri, menunjukkan lonjakan signifikan dalam penetrasi pasar global.
Xpeng juga semakin memperkuat posisinya sebagai pemimpin teknologi dengan mengembangkan sendiri chip otonom bernama Turing AI, sekaligus menghapus penggunaan lidar dari kendaraan masa depan mulai 2024. Selain itu, mereka juga memperkenalkan teknologi XNGP (Xpeng Navigation Guided Pilot) yang akan diluncurkan secara nasional di Tiongkok pada tahun ini. Teknologi ini digadang-gadang sebagai pesaing serius FSD (Full Self Driving) milik Tesla.
XNGP juga dijadwalkan mulai diuji di luar Tiongkok pada kuartal keempat tahun 2026, seiring ekspansi teknologi otonom Xpeng ke pasar global.
Salah satu model andalan Xpeng, yaitu sedan listrik P7 versi terbaru, juga resmi debut di pasar Eropa dengan nama internasional The Next P7. Mobil ini mengusung desain futuristik dengan performa luar biasa:
-
Kecepatan maksimum 230 km/jam
-
Akselerasi 0-100 km/jam hanya dalam 3,7 detik
-
Tenaga mencapai 585 hp
Xpeng bahkan mengklaim memecahkan rekor dunia dalam uji ketahanan 24 jam untuk mobil listrik produksi massal, dengan jarak tempuh fantastis sejauh 3.961 km.
Sejak memasuki pasar otomotif terbesar Eropa-Jerman-pada 2024, penjualan Xpeng terus melesat. Pada Agustus 2025 saja, mereka mencatatkan penjualan 283 unit, naik lebih dari 700 persen dibandingkan Agustus tahun lalu dan naik 17,9 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Secara kumulatif dari Januari hingga Agustus 2025, Xpeng telah menjual 1.348 unit kendaraan di Jerman.
Secara global, Xpeng menjual 37.709 unit kendaraan pada Agustus 2025, meningkat 168,7 persen dari tahun sebelumnya. Total penjualan Januari hingga Agustus 2025 mencapai 271.615 unit, melonjak tajam 251,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Margin keuntungan kendaraan mereka juga solid di angka 14,3 persen, berdasarkan data internal perusahaan.
0 Comments
- Switch 2 Meledak di Pasaran! Terjual 6 Juta Unit dalam 7 Minggu, Kalahkan Rekor Switch Pertama!
- PBVSI Bocorkan Rencana Besar! Bintang Voli Muda U-21 Akan Naik ke Timnas Senior Jelang SEA Games Thailand 2025
- Setelah Semeru, Kini Giliran Merapi! Awan Panas Meluncur dari Jumat Malam, Warga Diimbau Tetap Waspada
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!