IShowSpeed Diserang Rasis di Piala Dunia 2026, FIFA Langsung Buka Penyelidikan
JAKARTA, GENVOICE.ID - Insiden tak menyenangkan menimpa kreator konten sekaligus streamer populer asal Amerika Serikat, IShowSpeed, saat menghadiri pertandingan Piala Dunia 2026. Momen yang seharusnya menjadi pengalaman seru berubah menjadi sorotan dunia setelah ia diduga menjadi korban tindakan rasialis ketika melakukan siaran langsung dari tribun stadion.
Peristiwa itu terjadi saat pertandingan Argentina melawan Cape Verde yang digelar di Miami, Amerika Serikat. Kejadian tersebut langsung memicu perhatian publik, mengingat IShowSpeed merupakan salah satu kreator digital dengan jumlah pengikut terbesar di dunia dan hadir di Piala Dunia melalui kerja sama resmi bersama FIFA.
Menanggapi insiden itu, FIFA bergerak cepat dengan mengeluarkan pernyataan resmi. Organisasi sepak bola dunia tersebut menegaskan tidak akan memberikan ruang bagi segala bentuk rasisme, kebencian, maupun diskriminasi di ajang Piala Dunia.
FIFA Langsung Selidiki Dugaan Serangan Rasialis
FIFA mengonfirmasi telah mengetahui insiden yang melibatkan IShowSpeed dengan seorang penonton saat pertandingan Argentina kontra Cape Verde yang berlangsung pada 3 Juli 2026. Setelah menerima laporan, badan sepak bola dunia itu langsung memulai proses penyelidikan.
Dalam pernyataan resminya, FIFA menyampaikan:
"FIFA mengetahui insiden yang melibatkan seorang pendukung dan #IShowSpeed di Stadion Miami saat pertandingan Argentina vs Cape Verde pada 3 Juli 2026 dan segera memulai penyelidikan."
Tak hanya itu, FIFA kembali menegaskan sikap tegas mereka terhadap tindakan diskriminatif.
Organisasi tersebut menyatakan bahwa mereka "sangat mengecam rasisme, kebencian, dan diskriminasi dalam segala bentuk". FIFA juga menekankan bahwa tindakan seperti itu tidak memiliki tempat dalam dunia sepak bola maupun olahraga secara umum.
Menurut FIFA, Piala Dunia seharusnya menjadi ajang yang menyatukan berbagai bangsa, budaya, dan latar belakang melalui semangat saling menghormati.
Kronologi Insiden yang Menimpa IShowSpeed
Streamer yang memiliki nama asli Darren Watkins Jr. itu diketahui sedang melakukan siaran langsung ketika insiden tersebut terjadi.
Saat berada di tribun stadion, IShowSpeed melihat seorang pendukung yang berusaha menarik perhatiannya. Ia kemudian menghampiri dan mencoba mengetahui apa yang sedang diucapkan orang tersebut.
Namun, menurut laporan yang diterima FIFA, perempuan tersebut diduga melontarkan kalimat dalam bahasa Spanyol yang berarti, "Pergilah menangis di kebun binatang."
Ucapan tersebut kemudian dinilai sebagai serangan yang bernuansa rasialis dan langsung menuai kecaman.
Hingga kini, FIFA masih melakukan penyelidikan untuk mengumpulkan seluruh informasi terkait insiden tersebut sebelum mengambil langkah lebih lanjut.
IShowSpeed Hadir Lewat Kerja Sama Resmi FIFA
Kehadiran IShowSpeed di Piala Dunia 2026 bukan sekadar sebagai penonton biasa. Influencer asal Amerika Serikat itu datang melalui kerja sama resmi bersama FIFA, Fox Sports, dan YouTube.
Kolaborasi tersebut memungkinkan dirinya menghadirkan kembali siaran resmi pertandingan melalui platform miliknya sehingga jutaan penggemar dapat menikmati berbagai momen selama turnamen berlangsung.
Popularitas IShowSpeed memang membuat setiap kehadirannya selalu menarik perhatian. Saat ini, ia memiliki lebih dari 150 juta pengikut yang tersebar di berbagai media sosial, mulai dari YouTube, Instagram, TikTok, hingga X.
Karena memiliki jangkauan yang sangat besar, insiden yang menimpanya pun dengan cepat menjadi pembahasan di berbagai platform digital.
Melalui pernyataan resminya, FIFA kembali menegaskan bahwa Piala Dunia merupakan perayaan persatuan, keberagaman, dan saling menghormati. Organisasi tersebut memastikan tidak akan mentoleransi siapa pun yang bertindak bertentangan dengan nilai-nilai tersebut dan akan menindaklanjuti kasus ini melalui proses penyelidikan yang sedang berlangsung.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!