Gemini AI Siap Tampil Lebih Segar! Google Uji Antarmuka Baru untuk Saingi Sora dan ChatGPT

Gemini AI Siap Tampil Lebih Segar! Google Uji Antarmuka Baru untuk Saingi Sora dan ChatGPT
- (Dok. Antara).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Setelah keberhasilan mengejutkan dari aplikasi video AI Sora milik OpenAI yang berhasil menduduki peringkat teratas App Store Amerika Serikat, Google tampaknya mulai mengambil langkah agresif untuk membalas.

Perusahaan teknologi raksasa ini dikabarkan tengah menyiapkan pembaruan besar untuk aplikasi kecerdasan buatan miliknya, Gemini AI. Tujuan utamanya jelas, yaitu membuat tampilan lebih menarik secara visual sekaligus memperkuat posisi Gemini dalam persaingan asisten AI generatif yang kian sengit.

Dilansir dariTech Crunch, Google saat ini sedang menguji desain antarmuka baru di aplikasi Gemini versi Android. Perubahan ini mengubah pengalaman pengguna secara signifikan. Bukan lagi sekadar chatbot dengan tampilan standar, antarmuka baru Gemini hadir dalam bentuk beranda dinamis dengan feed bergulir. Di dalamnya, pengguna akan disuguhkan berbagai saran perintah (prompt) yang dikemas secara visual dengan gambar-gambar menarik. Semua ini bertujuan untuk membuat interaksi dengan AI terasa lebih hidup dan menggugah kreativitas pengguna.

Tampilan baru ini belum diluncurkan secara publik, namun ditemukan oleh pakar perangkat lunak yang berhasil membongkar dan mengaktifkan fitur tersembunyi dalam kode aplikasi. Di versi tersebut, tombol pintasan penting seperti "Create Image" dan "Deep Research" dipindahkan ke bagian atas layar.

Sementara itu, berbagai ide kreatif seperti "teleportasikan saya ke luar angkasa", "beri tampilan vintage atau grunge", hingga "ubah gambar saya menjadi buku cerita" disajikan dalam bentuk visual menggoda yang bisa digulir ke bawah. Ada juga saran lain dengan latar berwarna cerah seperti "ajak saya berdiskusi dengan fitur Live" atau "kirimkan rangkuman berita harian untuk saya", pendekatan baru yang memperlihatkan bahwa Google ingin mendorong eksplorasi lebih dalam dari penggunanya terhadap kemampuan Gemini.

Meski banyak detail menarik sudah beredar, hingga kini Google masih menutup rapat rencana peluncuran resminya. Seorang juru bicara perusahaan menyatakan bahwa saat ini belum ada pengumuman yang bisa dibagikan ke publik. Namun langkah ini sudah cukup menunjukkan arah strategi baru Google: memperkuat pengalaman pengguna secara visual untuk mengimbangi dominasi ChatGPT yang selama ini mengandalkan antarmuka sederhana namun kuat, serta merespons kemunculan Sora yang telah mencuri perhatian publik lewat teknologi video AI-nya.

Tak hanya itu, pembaruan ini juga diyakini sebagai upaya lanjutan Google untuk memanfaatkan popularitas teknologi generatif gambar miliknya, Nano Banana, yang sebelumnya sempat membawa aplikasi Gemini merajai App Store pada September lalu sebelum akhirnya tergeser oleh Sora. Dengan tampilan baru yang lebih imajinatif dan ramah eksplorasi, Gemini bisa saja kembali meraih momentum yang sempat hilang.

Jika pembaruan ini benar-benar dirilis, Google tidak hanya akan mempercantik antarmuka Gemini, tetapi juga membuka cara baru bagi pengguna dalam berinteraksi dengan AI. Di tengah kompetisi yang makin panas di dunia AI, visual yang menarik kini menjadi senjata baru, dan Google tampaknya tak ingin tertinggal satu langkah pun.

M
M Ihsan
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE