Prediksi Arsenal vs Liverpool: Supercomputer Jagokan The Gunners Meski Punya Rekor Buruk di Anfield

Genvoice.id | 31 Oct 2026

JAKARTA, GENVOICE.ID - Arsenal lebih diunggulkan untuk mengalahkan Liverpool dalam pertandingan pekan kesembilan Premier League 2026/2027. Berdasarkan simulasi supercomputer Opta, The Gunners memiliki peluang kemenangan lebih besar meski dibayangi catatan buruk saat bertandang ke Anfield.

Liverpool akan menjamu Arsenal di Anfield pada Minggu (1/11/2026) malam WIB. Pertandingan ini menjadi salah satu laga paling menarik pada pekan kesembilan karena mempertemukan dua tim yang bersaing di papan atas klasemen.

Supercomputer Opta menempatkan Arsenal sebagai tim yang lebih berpeluang meraih tiga poin. Berdasarkan hasil simulasi, pasukan Mikel Arteta memiliki probabilitas kemenangan sebesar 41,4 persen.

Sementara itu, peluang Liverpool untuk mengamankan kemenangan berada di angka 33 persen. Adapun kemungkinan pertandingan berakhir imbang mencapai 25,6 persen.

Hasil simulasi tersebut menjadikan Arsenal satu-satunya tim tamu yang lebih diunggulkan oleh supercomputer Opta dalam rangkaian pertandingan Premier League pekan ini.

Meski demikian, statistik pertemuan kedua tim di Anfield memberikan tantangan tersendiri bagi Arsenal. Klub asal London Utara tersebut belum pernah meraih kemenangan dalam 13 lawatan terakhir ke markas Liverpool di Premier League, dengan catatan delapan kekalahan dan lima hasil imbang.

Kemenangan tandang terakhir Arsenal atas Liverpool di kompetisi liga terjadi pada musim 2012/2013. Saat itu, The Gunners berhasil membawa pulang tiga poin setelah menang dengan skor 2-0.

Jika kembali gagal menang pada akhir pekan ini, Arsenal akan mencatatkan 14 pertandingan tandang beruntun tanpa kemenangan di Anfield. Catatan tersebut akan menjadi rekor terburuk mereka sepanjang sejarah klub di kompetisi liga.

Sebelumnya, Arsenal juga pernah melewati periode sulit ketika bertandang ke Anfield. Mereka tidak mampu meraih kemenangan dalam 13 lawatan pada rentang musim 1975/1976 hingga 1987/1988.

Rentetan negatif tersebut akhirnya terhenti melalui kemenangan 2-0 pada pertandingan terakhir musim 1988/1989. Hasil itu menjadi salah satu momen penting dalam perjalanan Arsenal meraih gelar juara First Division.

Liverpool dan Arsenal Punya Catatan Pertemuan Menarik

Selain persaingan di papan atas, pertandingan Liverpool kontra Arsenal juga memiliki sejarah menghasilkan banyak gol. Dalam 19 pertemuan Premier League sejak Januari 2016 hingga Mei 2025, kedua tim selalu mencetak setidaknya dua gol dalam setiap pertandingan.

Total terdapat 78 gol dalam periode tersebut, dengan rata-rata mencapai 4,1 gol per pertandingan. Catatan itu memperlihatkan bahwa duel kedua klub kerap berlangsung terbuka dan menghadirkan banyak peluang.

Namun, tren produktif tersebut berubah pada musim 2025/2026. Dua pertemuan mereka di Premier League hanya menghasilkan satu gol.

Liverpool berhasil mengamankan kemenangan tipis 1-0 ketika bermain di Anfield, sedangkan pertandingan di markas Arsenal berakhir tanpa gol. Liverpool bahkan menjadi satu-satunya tim yang mampu membuat The Gunners gagal mencetak gol dalam kedua pertemuan liga sepanjang musim tersebut.

Menjelang pertandingan kali ini, Liverpool juga memiliki motivasi untuk melanjutkan tren kemenangan. The Reds berhasil mengalahkan Brentford dan Brighton dalam dua pertandingan Premier League terakhir.

Menariknya, kedua lawan tersebut sama-sama berada di posisi empat besar klasemen ketika menghadapi Liverpool. Brentford menempati peringkat keempat, sedangkan Brighton berada di posisi ketiga.

Arsenal sendiri menempati peringkat kedua menjelang pekan kesembilan. Jika Liverpool kembali meraih kemenangan, mereka berpeluang mencatatkan pencapaian yang belum pernah dilakukan tim lain sejak Manchester United pada 2009.

Saat itu, Manchester United berhasil meraih tiga kemenangan liga secara beruntun atas tim-tim yang sedang berada di empat besar klasemen. Setan Merah mengalahkan Arsenal yang menempati posisi ketiga, Tottenham Hotspur di peringkat kedua, serta Manchester City yang berada di urutan keempat.

Liverpool kini memiliki kesempatan untuk menyamai pencapaian tersebut jika mampu menaklukkan Arsenal di Anfield.

Di sisi lain, Arsenal datang dengan keunggulan berdasarkan simulasi Opta. The Gunners juga memiliki motivasi tambahan untuk mengakhiri rentetan hasil buruk dalam lawatan ke markas Liverpool.

Dengan perbedaan catatan statistik tersebut, pertandingan diperkirakan berlangsung ketat. Liverpool memiliki keuntungan bermain di kandang sendiri, sedangkan Arsenal membawa modal keunggulan probabilitas kemenangan berdasarkan simulasi supercomputer Opta.