SGC Buka Kemitraan Tebu, Petani Lampung Kini Punya Kepastian di Tengah Harga Singkong Anjlok

Genvoice.id | 31 Oct 2025

JAKARTA, GENVOICE.ID - Ada kabar baik buat para petani di Lampung, Sugar Group Companies (SGC) kembali gencar melanjutkan program sosialisasi kemitraan komoditas tebu yang diharapkan jadi solusi keren di tengah anjloknya harga singkong.

Pada pekan terakhir Oktober ini, SGC sudah mengadakan sosialisasi di dua lokasi: Kecamatan Seputih Surabaya, Lampung Tengah, dan Kecamatan Dente Teladas, Tulang Bawang. Kegiatan ini merupakan titik ke-12 dan ke-13 dari rangkaian sosialisasi SGC, dan rencananya akan diperluas ke kecamatan lain.

Acara sosialisasi ini dihadiri langsung oleh pemilik SGC, Purwaty Lee Couhault, serta pejabat daerah seperti Wakil Bupati Lampung Tengah, I Komang Koheri.

SGC Lanjutkan Sosialisasi Kemitraan Tebu di Seputih Surabaya, Lampung Tengah (28/10). (Istimewa)

Kemitraan Jangka Panjang Menguntungkan

Perwakilan SGC, Ir. Sulis Prapto, menjelaskan bahwa program kemitraan ini dibuat untuk membantu petani yang sedang kesulitan karena harga singkong terus menurun. SGC menawarkan kemitraan tebu jangka panjang selama sepuluh tahun.

Tujuannya jelas: memberikan kepastian pasar dan meningkatkan kesejahteraan petani.

"SGC tidak hanya membuka peluang kerja sama, tetapi juga memberikan pendampingan kepada petani melalui pelatihan dan bimbingan teknis, mulai dari penanaman, perawatan, hingga pengelolaan panen," ujar Sulis.

Menanam tebu punya banyak keunggulan, Gen. Salah satunya, satu kali tanam bisa menghasilkan tiga sampai empat kali panen! Selain itu, biaya produksinya lebih efisien, dan iklim Lampung sangat ideal buat pertumbuhan tebu.

Dalam pola kemitraan ini, petani fokus mengelola lahan hingga panen, lalu hasilnya dikirim ke pabrik sesuai kesepakatan. Pola ini diharapkan membuat pendapatan petani lebih stabil dan berkelanjutan.

Pemda Dukung Penuh

Wakil Bupati Lampung Tengah, I Komang Koheri, sangat mengapresiasi langkah SGC ini. Menurutnya, inisiatif ini adalah peluang besar dan solusi tepat atas ketidakpastian harga singkong yang selama ini jadi keluhan utama petani.

Melalui sosialisasi ini, SGC berharap makin banyak petani Lampung yang mau bergabung di kemitraan tebu agar sektor pertanian makin kuat dan ekonomi masyarakat ikut terangkat.

Sugar Group Companies (SGC) gencar melanjutkan program kemitraan tebu sebagai harapan baru petani Lampung di tengah anjloknya harga singkong.

Dengan skema kemitraan jangka panjang 10 tahun yang menawarkan satu kali tanam menghasilkan tiga sampai empat kali panen, program ini diharapkan memberikan kepastian pasar dan pendapatan stabil.