Spotify Running Mode: Playlist Olahraga Kini Bisa Menyesuaikan Tempo Lari Pengguna
JAKARTA, GENVOICE.ID - Spotify kembali menghadirkan inovasi baru untuk meningkatkan pengalaman pengguna saat berolahraga. Kali ini, platform streaming musik tersebut meluncurkan fitur bernama Running Mode yang dirancang khusus untuk menemani aktivitas lari dengan playlist yang lebih personal.
Fitur terbaru ini memanfaatkan teknologi personalisasi berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk membuat daftar lagu yang menyesuaikan dengan gaya latihan pengguna. Mulai dari tempo lari, durasi olahraga, jenis sesi latihan, hingga selera musik dapat menjadi pertimbangan Spotify dalam menyusun playlist.
Berbeda dari playlist olahraga biasa, Running Mode memungkinkan pengguna mengatur sendiri kebutuhan latihan sebelum mulai berlari. Dengan begitu, musik yang diputar diharapkan dapat mengikuti ritme latihan dan membantu pengguna tetap fokus mencapai target olahraga.
Mengutip The Verge, kehadiran Running Mode menjadi bagian dari langkah Spotify dalam memperluas layanan berbasis kebugaran. Fitur ini tidak hanya menawarkan kumpulan lagu bertema olahraga, tetapi juga menghadirkan pengalaman mendengarkan musik yang lebih sesuai dengan aktivitas fisik pengguna.
Playlist Otomatis Sesuai Tempo Lari
Pengguna dapat mengakses Running Mode melalui fitur Fitness Hub di aplikasi Spotify. Setelah masuk ke menu tersebut, pengguna akan menemukan sekitar 25 pilihan preset latihan yang bisa digunakan sebagai awal pengaturan playlist.
Selain preset yang tersedia, pengguna juga dapat menyesuaikan beberapa elemen sesuai kebutuhan. Pengaturan tersebut mencakup pilihan genre musik, tempo lagu atau beats per minute (BPM), durasi latihan, hingga tipe sesi lari seperti steady run, interval, maupun pyramid training.
Setelah semua pengaturan dipilih, sistem Spotify akan secara otomatis menyusun playlist yang sesuai dengan karakter latihan pengguna. Kehadiran fitur ini membuat pengguna tidak perlu lagi menghabiskan waktu mencari lagu yang memiliki ritme tepat sebelum berolahraga.
Spotify juga menggunakan pengaturan BPM untuk memastikan musik tetap memiliki tempo yang selaras dengan aktivitas lari. Perpindahan antar lagu dibuat lebih nyaman agar tidak mengganggu konsentrasi ketika pengguna meningkatkan atau menurunkan intensitas latihan.
Selain playlist personal, Running Mode turut menghadirkan fitur panduan suara opsional atau optional audio promptsdalam bahasa Inggris. Fitur ini memberikan arahan singkat dan motivasi selama sesi olahraga berlangsung.
Melalui panduan tersebut, pengguna bisa mendapatkan pengingat ketika memasuki tahap latihan tertentu, seperti pergantian interval atau saat harus menyesuaikan kecepatan. Pengalaman ini membuat Running Mode terasa seperti memiliki pelatih virtual yang membantu menemani aktivitas lari.
Pengembangan dari Spotify Running
Sebelum menghadirkan Running Mode, Spotify sebenarnya pernah memiliki fitur serupa bernama Spotify Runningpada 2015. Fitur tersebut mampu mendeteksi kecepatan lari pengguna melalui sensor smartphone dan memilih lagu dengan tempo yang sesuai.
Namun, Spotify Running akhirnya dihentikan pada 2018. Berbeda dengan fitur sebelumnya, Running Mode terbaru tidak bergantung pada pendeteksian kecepatan secara otomatis.
Pada versi terbaru ini, pengguna justru menentukan sendiri target dan kebutuhan latihan sejak awal. Playlist kemudian dibuat berdasarkan tujuan olahraga yang lebih spesifik, bukan hanya mengikuti kecepatan langkah secara langsung.
Spotify menyebut Running Mode dikembangkan menggunakan teknologi personalisasi yang sebelumnya telah diterapkan pada fitur AI Playlist dan Prompted Playlists. Tingginya minat pengguna dalam membuat playlist olahraga melalui teknologi AI menjadi salah satu alasan hadirnya fitur khusus tersebut.
Masih Terbatas untuk Pengguna Premium iOS
Untuk saat ini, Running Mode baru tersedia bagi pelanggan Spotify Premium yang menggunakan perangkat iOS. Peluncuran awal dilakukan di beberapa negara seperti Amerika Serikat, Inggris, Kanada, Irlandia, Australia, Selandia Baru, dan Swedia.
Spotify belum memberikan informasi terkait kapan fitur tersebut akan tersedia untuk pengguna Android maupun negara lainnya. Namun, perusahaan asal Swedia ini diketahui sering melakukan peluncuran bertahap sebelum menghadirkan fitur secara lebih luas.
Kehadiran Running Mode menunjukkan upaya Spotify untuk berkembang tidak hanya sebagai aplikasi streaming musik, tetapi juga sebagai bagian dari aktivitas harian pengguna. Dengan dukungan AI dan sistem personalisasi, Spotify ingin menghadirkan pengalaman musik yang lebih relevan sesuai kebutuhan setiap orang.
Jika mendapatkan respons positif dari pengguna, Running Mode berpotensi diperluas ke lebih banyak perangkat dan wilayah dalam waktu mendatang.