Sony Gugat Tencent atas Game 'Light of Motiram' Dituding Jiplak Total Game Horizon, Bukti Mengejutkan Terungkap!

Genvoice.id | 31 Jul 2025

JAKARTA, GENVOICE.ID - Dunia game internasional kembali dibuat geger! Sony resmi menggugat Tencent, raksasa teknologi asal Tiongkok, atas tuduhan menjiplak secara terang-terangan elemen-elemen inti dari seri game ikonik mereka, Horizon, ke dalam game terbaru Tencent yang berjudul "Light of Motiram".

Menurut laporan dari Engadget, Sony menuduh game bertema open-world tersebut meniru hampir seluruh aspek dari Horizon Zero Dawn, Horizon Forbidden West, hingga Lego Horizon Adventures. Dalam gugatan yang diajukan, Sony menyebut "Light of Motiram" sebagai "tiruan yang membabi buta", dengan kemiripan mencolok yang mencakup latar dunia pasca-apokaliptik di mana manusia hidup berdampingan dengan mesin, tampilan karakter utama, bahkan cara Tencent mempromosikan game-nya secara daring, yang dinilai sangat menyerupai gaya presentasi Horizon.

Yang membuat kasus ini semakin pelik, Sony mengungkap bahwa Tencent sebelumnya sempat mencoba untuk mendapatkan lisensi resmi atas properti intelektual Horizon. Tencent diketahui sempat mengusulkan kerja sama dengan Sony Interactive Entertainment (SIE) untuk mengembangkan versi Horizon dalam bentuk game mobile, yang mengusung estetika khas Asia Timur dan berbagai fitur seperti bertahan hidup, crafting, penjinakan hewan, serta mode multiplayer.

Namun setelah tawaran itu ditolak, Tencent justru tetap meluncurkan "Light of Motiram", dengan elemen-elemen yang sangat mirip dengan proposal awal mereka. Sony menilai tindakan ini sebagai pelanggaran hak cipta yang serius dan berpotensi menyesatkan publik, mengingat tampilan dan konsep permainan yang hampir tidak bisa dibedakan dari seri Horizon.

Dalam gugatannya, Sony meminta pengadilan untuk segera mengeluarkan perintah penghentian terhadap seluruh pengembangan dan distribusi "Light of Motiram". Tak hanya itu, Sony juga menuntut agar semua materi yang berkaitan dengan game tersebut dimusnahkan, serta menuntut kompensasi atas kerugian yang telah ditimbulkan.

Hingga saat ini, Tencent masih bungkam dan belum memberikan pernyataan resmi terkait gugatan tersebut. Namun industri game global menantikan dengan tegang perkembangan kasus yang berpotensi menjadi salah satu perseteruan hukum terbesar antara dua raksasa game lintas negara.