Setiap Ribut Bawa Senjata, Clara Shinta Bongkar Aksi Suami yang Diduga Simpan Laras Panjang dan Peluru
JAKARTA, GENVOICE.ID -Jagad media sosial kembali dihebohkan dengan unggahan terbaru selebgram Clara Shinta melalui akun Instagram @clarashintareal yang mengungkap dugaan ancaman keselamatan dari sang suami, Alexander Assad.
Dalam video singkat yang sempat viral sebelum dihapus (takedown), Clara memperlihatkan sosok suaminya yang diduga membawa senjata laras panjang jenis sniper yang disembunyikan di dalam tas ransel.
Pengakuan mengejutkan mengenai kebiasaan membawa senjata api lengkap dengan peluru setiap kali terjadi perselisihan ini memicu kekhawatiran besar di kalangan netizen.
Simak kronologi lengkap video senjata api Alexander Assad yang viral serta bagaimana aturan hukum di Indonesia mengatur kepemilikan senjata bagi warga sipil.
Ancaman Keselamatan dan Dugaan Penyalahgunaan Kuasa
Dalam keterangan unggahannya, Clara secara blak-blakan mengungkapkan rasa takutnya terhadap keselamatan nyawanya. Ia mengklaim bahwa suaminya kerap membawa berbagai jenis senjata setiap kali terjadi perselisihan di antara mereka.
"Setiap ribut bawa sniper kemana-mana, laras panjang + peluru, senjata kecil dan pendek. Bener-bener takut keselamatan aku, tolong," tulis Clara dalam caption yang sempat tertangkap layar oleh netizen.
Lebih jauh lagi, Clara mempertanyakan legalitas perizinan senjata tersebut. Ia menduga adanya campur tangan pihak tertentu atau penyalahgunaan relasi dengan aparat hukum.
"Entah siapa yang kasih izin, mentang-mentang punya kuasa banyak kenalan Polri," tambahnya, merujuk pada pengaruh suaminya sebagai pengusaha tambang.
Reaksi Warganet: Soroti Izin Kepemilikan Senjata
Video yang memperlihatkan moncong senjata di dalam tas tersebut seketika menuai reaksi keras dari warganet. Banyak yang merasa ngeri melihat betapa mudahnya senjata mematikan dibawa dalam aktivitas sehari-hari.
"Eh bahaya banget sumpah, yang kayak gini nih yang ngeri," tulis salah satu akun di kolom komentar.
Netizen lain juga mempertanyakan prosedur perizinan senjata api di Indonesia, "Ngeri banget dah, dia dapat izin darimana gunain senjata begitu?" serta "Enteng banget bawa-bawa senjata anjir," timpal warganet lainnya.
Bahaya Senjata dalam Konflik Domestik
Dilihat dari kacamata hukum dan kriminologi, penggunaan senjata api sebagai alat intimidasi dalam rumah tangga merupakan bentuk kekerasan yang sangat ekstrem.
Kepemilikan senjata api di Indonesia diatur sangat ketat dalam UU Darurat No. 12 Tahun 1951. Jika terbukti tidak memiliki izin resmi atau menggunakan senjata berizin untuk mengancam keselamatan orang lain, pelaku dapat terancam hukuman pidana yang berat.
Hingga saat ini, pihak Alexander Assad belum memberikan klarifikasi resmi terkait video membawa senjata laras panjang tersebut. Publik kini menantikan respons dari pihak kepolisian untuk menindaklanjuti dugaan kepemilikan senjata yang meresahkan ini.
Kasus yang menimpa rumah tangga Clara Shinta ini tidak lagi sekadar urusan domestik, melainkan telah menyentuh ranah keamanan publik terkait perizinan senjata api di Indonesia.
Hingga saat ini, pihak Alexander Assad belum memberikan klarifikasi resmi, sementara warganet terus mendesak pihak kepolisian untuk mengusut tuntas legalitas senjata laras panjang tersebut.
Di tengah rasa trauma yang diungkapkan Clara, publik kini menantikan langkah tegas dari pihak berwenang guna memastikan perlindungan keselamatan bagi korban dan penegakan aturan kepemilikan senjata yang ketat.