Berita Duka: Legenda Rock Indonesia Ecky Lamoh (Elpamas & Edane) Meninggal Dunia di Yogya, Pejuang High Note Cadas Berpulang!

Genvoice.id | 30 Nov 2025

JAKARTA, GENVOICE.ID - Gen, kancah musik nasional tengah berduka. Salah satu ikon rock paling disegani di Indonesia, Alexander Theodore Lamoh-yang lebih dikenal dengan nama panggung Ecky Lamoh-telah berpulang. Mantan vokalis grup rock kondang Elpamas dan Edane ini meninggal dunia di Yogyakarta pada Minggu (30/11) dini hari.

Kabar duka ini dikonfirmasi langsung oleh putrinya, Pohachie Ariani. Ecky Lamoh menghembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit Umum Pusat Dr. Sardjito pada usia 64 tahun. Detak jantung sang legenda berhenti pada pukul 02.11 WIB, dan berselang empat menit kemudian, tim medis resmi menyatakan kematiannya pada pukul 02.15 WIB di RSUP Dr. Sardjito.

Jenazah musisi yang terkenal dengan teknik suara yang tinggi, serak, dan penuh energi ini disemayamkan di Rumah Duka RS. Panti Rapih Yogyakarta. Saat ini, pihak keluarga tengah mempersiapkan prosesi penghormatan terakhir bagi sang rocker sejati.

Mengukir Sejarah Rock Indonesia Bersama Edane

Ecky Lamoh adalah sosok yang tidak bisa dilepaskan dari sejarah musik rock Indonesia era 1990-an. Ia dikenal sebagai salah satu vokalis dengan karakter vokal paling khas dan kuat, menjadi cetak biru bagi banyak band rock generasi selanjutnya.

Ia mengawali karir musiknya dengan band asal Jawa Timur, Elpamas. Namun, namanya mencapai puncak kemasyhuran dan menjadi legenda saat bergabung dengan Edane, supergroup yang digawangi pula oleh gitaris virtuoso Indonesia, Eet Sjahranie.

Bersama Edane, Ecky Lamoh ikut mengukir sejarah melalui album-album cadas yang revolusioner pada masanya. Salah satu lagu yang ditelurkan oleh Edane dan sangat mewarnai belantika musik Indonesia adalah "Kau Pikir Kaulah Segalanya". Lagu ini menjadi anthem rock yang hingga kini masih sering diputar dan dinyanyikan oleh para pecinta musik keras.

Ecky tidak hanya menyumbangkan suara, tetapi juga energi dan persona yang membuat rock Indonesia semakin hidup dan disegani. Kepergiannya meninggalkan warisan musikal yang sangat berharga.

Perjuangan Melawan Penyakit dan Solidaritas Musisi

Sebelum meninggal dunia, perjuangan Ecky Lamoh melawan penyakit komplikasi yang dideritanya sempat menjadi perhatian publik dan rekan-rekan musisi di seluruh Indonesia.

Kondisi kesehatannya yang menurun membuat banyak pihak tergerak menunjukkan solidaritas. Sejumlah inisiatif penggalangan dana telah dilakukan sebagai bentuk dukungan dan penghormatan atas dedikasi dan kontribusi tidak ternilai yang ia berikan bagi dunia seni.

Salah satu inisiatif penggalangan dana ini sempat dikabarkan oleh Eet Sjahranie di akun Instagramnya pada Jumat (21/11). Gerakan solidaritas ini membuktikan betapa besar rasa hormat dan cinta dari komunitas musik kepada Ecky Lamoh.

Kini, rocker sejati dengan high note cadas itu telah menyelesaikan perjalanannya. Selamat jalan, Ecky Lamoh. Warisan musikmu akan terus menyala.