Rel Kereta di Aceh Ambles Diterjang Banjir Cut Meutia Resmi Dihentikan dan Kerusakan Capai 27 Titik

Genvoice.id | 30 Nov 2025

JAKARTA, GENVOICE.ID -  Banjir besar yang melanda Aceh Utara meninggalkan kerusakan serius pada sejumlah jalur rel kereta api.

Aliran air yang deras membuat beberapa bagian rel longsor dan langsung memukul layanan perjalanan di wilayah tersebut.

Manager Humas KAI Divre I Sumatra Utara, M. As’ad Habibuddin, menyampaikan permintaan maaf kepada para pengguna layanan. Ia menjelaskan bahwa cuaca ekstrem dan banjir selama beberapa hari terakhir menjadi penyebab utama kerusakan yang tersebar di banyak titik.

Hasil pemeriksaan prasarana menunjukkan skala kerusakan yang tidak kecil. Di petak Stasiun Krueng Geukueh–Bungkaih ditemukan 21 titik gogosan atau rel yang tergerus air. Petak Bungkaih–Krueng Mane mengalami 3 titik kerusakan, sementara petak Krueng Mane–Geurugok juga menghadapi 3 titik gogosan.

Dengan kondisi jalur yang dinilai tidak aman, operasional KA Cut Meutia dihentikan sementara. KAI menegaskan bahwa keputusan ini diambil semata demi keselamatan perjalanan. “Kami membutuhkan waktu untuk memastikan jalur benar-benar aman sebelum kembali digunakan,” ujar As’ad.

KAI kini berkoordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk mempercepat perbaikan prasarana, sambil menunggu kondisi lapangan memungkinkan tim teknis bekerja maksimal. Harapannya, layanan kereta api di Aceh bisa kembali normal dalam waktu yang tidak terlalu lama.

As’ad menambahkan bahwa keselamatan menjadi prioritas utama. KAI meminta masyarakat mengikuti pembaruan informasi mengenai operasional KA Cut Meutia melalui kanal resmi dan akun media sosial KAI121.