Mapolres Mamberamo Raya di Papua Diserang Massa, Ini Alasan Kerusuhan Terjadi

Genvoice.id | 30 Oct 2025

JAKARTA, GENVOICE.ID - Kabar kurang mengenakkan datang dari Papua, tepatnya di Mamberamo Raya. Markas Kepolisian Resor (Mapolres) di sana baru-baru ini jadi sasaran penyerangan brutal oleh sekelompok orang tak dikenal pada Selasa (28/10/2025). Gara-gara insiden ini, beberapa polisi jadi korban luka-luka, dan bangunan Mapolres serta kendaraan operasional pun ikut rusak parah.

Kepala Bidang Humas Polda Papua, Kombes Cahyo Sukarnito, sudah memberikan penjelasan soal kronologi kejadian ini. Ternyata, awalnya bukan langsung menyerang Mapolres, Gen.

Aksi ini bermula ketika petugas piket di Polres Mamberamo Raya dapat laporan adanya keributan antarwarga di perempatan SD Adven Burmeso. Diduga, para warga ini sedang dalam pengaruh minuman keras alias miras.

Saat beberapa petugas datang ke lokasi (TKP) untuk mendinginkan suasana, bukannya reda, mereka justru diserang balik oleh massa! Gak tanggung-tanggung, massa pakai berbagai alat, mulai dari senjata tajam seperti parang, sampai linggis dan batu.

Karena kalah jumlah dan diserang mendadak, petugas yang awalnya di lokasi terpaksa mundur dan minta bantuan dari kantor SPKT. Sayangnya, bantuan yang datang pun kembali diserang oleh massa yang jumlahnya makin banyak. Alhasil, suasana pun berubah jadi sangat ricuh.

Penting dicatat: Menurut Kombes Cahyo, aksi penyerangan ini terungkap dipimpin oleh seseorang berinisial YT, yang kabarnya adalah tokoh masyarakat setempat.

Sampai saat ini, pihak kepolisian masih terus menyelidiki tuntas apa motif sebenarnya di balik insiden ini dan siapa saja pihak yang terlibat. Kombes Cahyo berpesan agar kita semua, terutama warga setempat, tetap tenang dan enggak mudah terprovokasi oleh kabar bohong atau isu yang tidak jelas.

Untungnya, beliau bilang situasi sudah relatif kondusif sekarang. Tapi, para polisi di sana masih terus bersiaga untuk memastikan keamanan dan aktivitas warga berjalan lancar pasca-kejadian.

Semoga masalah ini cepat selesai dan suasana di Mamberamo Raya bisa benar-benar aman lagi ya, Gen!