Legenda Manchester United Sebut Mohamed Salah dan Virgil van Dijk Kehilangan Jiwa Pemimpin di Tengah Krisis Liverpool
JAKARTA, GENVOICE.ID - Legenda Manchester United, Wayne Rooney, menyoroti performa dua bintang Liverpool, Mohamed Salah dan Virgil van Dijk, yang dinilainya gagal menunjukkan kepemimpinan di tengah rentetan hasil buruk tim asuhan Arne Slot.
Liverpool baru saja menelan kekalahan keempat secara beruntun di Premier League setelah tumbang dari Brentford di Gtech Community Stadium. Gol dari Dango Ouattara, Kevin Shade, dan Igor Thiago membuat The Reds tak berdaya, memperpanjang rekor tanpa kemenangan mereka di liga dan memperdalam krisis performa yang kini menekan Slot.
Satu-satunya titik terang bagi Liverpool dalam beberapa pekan terakhir hanyalah kemenangan 5-1 atas Eintracht Frankfurt di Liga Champions. Namun, hasil itu tampak tidak cukup untuk menutupi masalah yang terus menghantui klub di kompetisi domestik.
Arne Slot sendiri mengakui dirinya masih mencari solusi atas performa menurun tim. Bek veteran Andy Robertson bahkan menilai Liverpool kehilangan struktur permainan saat menghadapi Brentford, menunjukkan bahwa taktik Slot belum menemukan bentuk terbaik.
Namun, menurut Rooney, tanggung jawab terbesar justru ada di pundak para pemain senior. Dalam program The Wayne Rooney Show, ia menilai Salah dan Van Dijk gagal memimpin tim di masa-masa sulit.
"Tidak ada yang menyangka situasi ini akan terjadi. Mereka terpukul keras dan tampak kesulitan keluar dari situasi ini," ujar Rooney. "Inilah saatnya pelatih dan para pemimpin tim mengambil peran. Tapi saya tidak melihat kepemimpinan nyata dari Virgil van Dijk dan Mohamed Salah musim ini."
Rooney juga menyoroti bahasa tubuh keduanya yang disebutnya tidak mencerminkan semangat juang seorang pemimpin. "Bahasa tubuh bisa menunjukkan banyak hal. Saya melihat perbedaan pada keduanya musim ini. Mereka adalah dua pemain terbaik di skuad, dan ketika sikap mereka tidak benar, itu berdampak pada semua pemain," tegasnya.
Salah, yang baru mencetak tiga gol di Premier League musim ini, bahkan sempat dicadangkan saat Liverpool menghadapi Eintracht Frankfurt. Sementara Van Dijk, yang memegang ban kapten, menjadi bagian dari lini pertahanan yang gagal mencatatkan satu pun clean sheet dalam sembilan laga terakhir dan sempat menyebabkan penalti saat melawan Brentford.
Baik Salah maupun Van Dijk sama-sama menandatangani perpanjangan kontrak hingga 2027 musim lalu. Namun, performa mereka belakangan ini membuat banyak pihak mempertanyakan apakah keduanya masih mampu memimpin Liverpool keluar dari masa kelam yang sedang dialami klub.