Federico Chiesa Akui Ruang Ganti Liverpool Hening Usai Kalah, Sebut Itu Tanda Positif

Genvoice.id | 30 Oct 2025

JAKARTA, GENVOICE.ID - Federico Chiesa mengungkapkan suasana ruang ganti Liverpool yang hening setelah kekalahan 2-3 dari Brentford akhir pekan lalu bukanlah tanda perpecahan, melainkan refleksi dari tekad tim untuk bangkit. Menurut Chiesa, diamnya para pemain justru menunjukkan kesadaran penuh akan situasi sulit yang sedang dihadapi The Reds.

Liverpool saat ini tengah terpuruk setelah menelan empat kekalahan beruntun di Premier League. Tren buruk itu membuat peluang mereka mempertahankan gelar semakin tipis. Berdasarkan data Opta, peluang The Reds untuk kembali juara kini hanya berada di angka 11,1 persen.

Kondisi makin memprihatinkan karena skuad asuhan Arne Slot telah kalah lima kali dari enam pertandingan terakhir di semua ajang. Satu-satunya kemenangan mereka datang dari kemenangan telak 5-1 atas Eintracht Frankfurt di Liga Champions pekan lalu.

Chiesa, yang kini menjadi salah satu pemain kunci di bawah asuhan Slot, menjelaskan kepada The Times bahwa tidak ada yang berbicara di ruang ganti usai kekalahan dari Brentford. "Tidak ada yang berbicara karena semua orang tahu apa yang terjadi," ujarnya. "Terkadang, kamu tidak perlu membahas situasi yang sudah jelas. Kami hanya perlu memikirkan apa yang bisa diperbaiki."

Ia menegaskan bahwa keheningan itu bukan bentuk kekecewaan yang destruktif, melainkan dorongan untuk bekerja lebih keras. "Biasanya dalam situasi seperti ini, hal pertama yang terlintas adalah memberi lebih banyak dan berlatih lebih keras. Diamnya ruang ganti justru pertanda semua orang ingin berubah," kata Chiesa.

Pemain asal Italia itu juga menolak untuk menyalahkan faktor tertentu atas penurunan performa tim. "Ada banyak alasan, tapi bagi saya yang terpenting adalah bekerja keras dan kembali menang. Kami punya pemain berkualitas dan pelatih hebat. Saya tetap berpikir positif," tambahnya.

Liverpool kini bersiap menghadapi Crystal Palace di ajang Piala Liga Inggris. Menariknya, The Reds sudah dua kali dikalahkan tim asuhan Oliver Glasner itu musim ini-baik di Premier League maupun Community Shield.

Meski demikian, Chiesa menegaskan timnya siap menghadapi gaya permainan apa pun dari lawan. "Kalau Crystal Palace ingin main dengan bola panjang atau lemparan jauh, silakan saja. Kami akan menjawabnya dengan intensitas tinggi dan memenangkan duel," tutupnya penuh keyakinan.