7 Tempat Hits di Glodok Jakarta 2025 yang Wajib Kamu Kunjungi, dari Kuliner Legendaris sampai Spot Heritage Instagramable!
JAKARTA, GENVOICE.ID - Gen, siapa bilang jalan-jalan seru di Jakarta cuma bisa ke mal atau taman kota? Coba deh sekali-sekali mampir ke Glodok, kawasan yang dikenal sebagai Chinatown-nya Jakarta. Di sini, kamu bisa merasakan suasana klasik penuh sejarah, sambil menikmati kuliner Tionghoa yang legendaris. Lokasinya pun strategis banget, tinggal naik TransJakarta dan turun di Halte Glodok, kamu udah bisa langsung menjelajahi area penuh warna ini.
Nah, biar kamu nggak bingung mulai dari mana, ini dia 7 tempat wisata terbaru di Glodok 2025 yang wajib masuk list kamu!
1. Es Kopi Tak Kie - Legendaris Sejak 1927
Kalau ngomongin kuliner legendaris di Glodok, nama Es Kopi Tak Kie nggak boleh ketinggalan. Berdiri sejak 1927, kedai ini jadi tempat ngopi favorit warga lokal dan wisatawan. Kopi klasiknya punya cita rasa kuat dan khas, cocok buat kamu yang suka nuansa tempo dulu. Selain kopi, mereka juga punya menu Chinese food seperti bakmi, pangsit, dan nasi campur. Tapi hati-hati ya Gen, beberapa menunya non-halal.
2. Pantjoran Tea House - Teh Gratis dan Spot Foto Heritage
Bangunan bergaya kolonial ini dulunya adalah apotek tua yang akhirnya direvitalisasi jadi Pantjoran Tea House. Di sini kamu bisa menikmati teh sambil berfoto di interior klasiknya yang super aesthetic. Yang unik, tempat ini punya tradisi "patekoan" - delapan teko teh gratis disediakan untuk siapa pun yang lewat. Tradisi ini sudah ada sejak masa Kapitan Gan Djie di tahun 1600-an, lho.
3. Djauw Coffee Glodok - Ngopi di Tengah Suasana Jadul
Masih soal kopi, Djauw Coffee jadi tempat yang wajib kamu datangi kalau suka nongkrong dengan vibes heritage. Interiornya didominasi keramik putih dan hiasan tempo dulu yang bikin suasana makin hangat. Menu andalan mereka adalah kopi yang dipanaskan dengan pasir, mirip metode kopi Turki - unik dan jarang banget ditemukan di Jakarta.
4. Vihara Dharma Bhakti - Tempat Ibadah Tertua di Jakarta
Glodok juga terkenal dengan wisata religinya. Salah satunya Vihara Dharma Bhakti yang sudah berdiri sejak tahun 1650. Vihara ini jadi simbol kehadiran komunitas Tionghoa di Indonesia dan tetap aktif digunakan hingga sekarang. Meski sempat beberapa kali terbakar, tempat ini tetap berdiri megah dan jadi destinasi spiritual sekaligus sejarah.
5. Pasar Petak Sembilan - Surga Kuliner dan Belanja Unik
Kalau kamu suka eksplor kuliner dan belanja, Pasar Petak Sembilan wajib banget dikunjungi. Di sini, kamu bisa menemukan berbagai makanan khas Tionghoa seperti siomay, kue keranjang, hingga mipan. Selain itu, pasar ini juga menjual pernak-pernik tradisional seperti lampion dan perlengkapan ibadah khas umat Buddha dan Konghucu.
6. Gereja Santa Maria de Fatima - Gereja Bergaya Klenteng
Bangunan satu ini cukup unik, karena Gereja Katolik Santa Maria de Fatima punya arsitektur menyerupai klenteng lengkap dengan warna merah dan emas yang mencolok. Meskipun begitu, di dalamnya tetap ada simbol-simbol Kristiani seperti patung Bunda Maria dan salib. Kombinasi budaya ini bikin tempat ini jadi spot foto yang menarik banget, Gen!
7. Vihara Toa Se Bio - Tradisi Lilin Harapan saat Imlek
Berdiri sejak 1751, Vihara Toa Se Bio punya tradisi menarik setiap perayaan Imlek, yaitu menyalakan "lilin harapan". Lilin-lilin besar ini jadi simbol doa dan harapan masyarakat di tahun baru. Selain suasananya yang syahdu, arsitekturnya juga indah banget buat kamu yang suka hunting foto heritage.
Jadi, kalau kamu lagi nyari destinasi seru di Jakarta yang punya perpaduan antara sejarah, kuliner, dan budaya, Glodok adalah pilihan yang pas banget. Siapkan kamera kamu, Gen, dan siap-siap jatuh cinta dengan pesona "Chinatown" versi Jakarta ini!