Malaysia Ngebut ke Posisi 2 Paspor Terkuat Dunia, Indonesia Masih Nyangkut di Peringkat 56
JAKARTA, GENVOICE.ID - Paspor Malaysia mencatat lonjakan peringkat dalam Global Passport Power Rank 2026 dengan menempati posisi kedua dunia. Dalam pemeringkatan tersebut, paspor Malaysia memiliki Mobility Score 175 dan berada sejajar dengan paspor Singapura.
Peringkat tersebut membuat Malaysia berada di atas sejumlah negara Eropa dalam daftar yang mencakup 199 negara. Posisi pertama ditempati Uni Emirat Arab (UEA), sementara Indonesia berada cukup jauh di bawah Malaysia dengan menempati peringkat ke-56.
Paspor Malaysia Punya Akses 175 Destinasi
Pemeringkatan Global Passport Index menggunakan Mobility Score sebagai salah satu indikator untuk menentukan posisi paspor setiap negara. Skor tersebut dihitung berdasarkan jumlah destinasi yang dapat dikunjungi tanpa visa serta negara yang menyediakan fasilitas visa on arrival.
Paspor Malaysia tercatat memberikan akses ke 129 destinasi tanpa visa. Selain itu, pemegang paspor Malaysia juga dapat memperoleh visa on arrival di 46 destinasi sehingga total Mobility Score yang diperoleh mencapai 175.
"Berdasarkan pemeringkatan tersebut, pemegang paspor Malaysia memiliki akses ke 175 destinasi, yang terdiri dari 129 destinasi bebas visa, dan 46 negara dengan visa on arrival. Sementara 23 destinasi lainnya memerlukan visa," tulis Departemen Imigrasi Malaysia.
Pencapaian tersebut membuat posisi paspor Malaysia meningkat dibandingkan pemeringkatan tahun sebelumnya. Malaysia sebelumnya berada di posisi ketiga sebelum naik satu tingkat dalam daftar Global Passport Power Rank 2026.
Departemen Imigrasi Malaysia menyebut posisi tersebut menunjukkan tingkat penerimaan paspor Malaysia dalam perjalanan internasional. Pernyataan tersebut disampaikan setelah posisi Malaysia berada di antara negara-negara dengan akses perjalanan global yang luas.
Malaysia Sejajar dengan Singapura
Paspor Malaysia tidak sendirian di posisi kedua karena Singapura juga memperoleh Mobility Score yang sama. Paspor Singapura tercatat memiliki akses ke 140 destinasi bebas visa dan 35 destinasi dengan visa on arrival.
Jika kedua kategori tersebut digabungkan, pemegang paspor Singapura memiliki akses ke 175 destinasi berdasarkan perhitungan Mobility Score. Dengan skor yang sama, Malaysia dan Singapura menempati posisi kedua dalam pemeringkatan tersebut.
Sementara itu, Uni Emirat Arab berada di posisi pertama dengan Mobility Score 182. Paspor UEA memberikan akses ke 138 destinasi tanpa visa dan 44 destinasi dengan visa on arrival.
Posisi Malaysia juga berada di atas sejumlah negara Eropa dalam daftar tersebut. Spanyol, Belgia, Prancis, Jerman dan Belanda tercatat menempati posisi di bawah Malaysia dalam pemeringkatan Global Passport Power Rank 2026.
Paspor Indonesia Peringkat 56
Bagaimana dengan paspor Indonesia? Dalam daftar yang sama, Indonesia berada di peringkat ke-56 dengan Mobility Score 89.
Paspor Indonesia memberikan akses ke 49 destinasi tanpa visa. Selain itu, terdapat 40 destinasi yang menyediakan fasilitas visa on arrival bagi pemegang paspor Indonesia.
Jika kedua akses perjalanan tersebut digabungkan, Mobility Score Indonesia mencapai 89. Angka tersebut terpaut cukup jauh dari Malaysia yang mencatat skor 175 dalam pemeringkatan yang sama.
Perbedaan skor tersebut menunjukkan adanya perbedaan jumlah akses perjalanan yang tersedia bagi pemegang paspor kedua negara berdasarkan metodologi Global Passport Index. Namun, peringkat paspor dapat berubah dari waktu ke waktu mengikuti kebijakan visa masing-masing negara.
Dengan posisi terbaru tersebut, paspor Malaysia kini berada di jajaran teratas pemeringkatan paspor dunia. Sementara Indonesia menempati posisi ke-56 dengan akses perjalanan yang lebih terbatas dibandingkan Malaysia dalam daftar Global Passport Power Rank 2026.