Sasaeng Nekat Kepung Mobil, Idola Tiongkok Yu Yuhan Sampai Kehilangan Kesabaran

Genvoice.id | 30 Aug 2026

JAKARTA, GENVOICE.ID - Nama Yu Yuhan tengah ramai diperbincangkan setelah video dirinya menghadapi sejumlah penggemar fanatik atau sasaeng beredar di media sosial. Aktor sekaligus penyanyi asal Tiongkok tersebut terlihat tidak tinggal diam ketika sekelompok penggemar diduga mengganggu privasinya.

Dalam video yang beredar di platform X, sejumlah perempuan tampak mengerumuni mobil yang ditumpangi Yu Yuhan. Situasi semakin menegangkan ketika salah satu dari mereka terlihat menarik pintu mobil saat kendaraan tersebut mulai berjalan.

Yu yang berada di dalam mobil kemudian keluar untuk menghadapi perempuan tersebut. Ia terlihat mengayunkan tangan ke arah orang yang membuka pintu mobil, sementara penggemar lainnya masih mengarahkan kamera ponsel kepada sang idola.

Terdengar pula seseorang meneriakkan kalimat yang mempertanyakan tindakan Yu Yuhan dalam video tersebut. Rekaman singkat itu kemudian menyebar luas dan memicu perdebatan di kalangan warganet.

Video Yu Yuhan Hadapi Sasaeng Viral di Media Sosial

Video konfrontasi tersebut tidak hanya ramai di platform X, tetapi juga menjadi perbincangan di media sosial Tiongkok. Salah satu unggahan di Weibo bahkan dilaporkan telah memperoleh sekitar 1,79 juta penayangan.

Reaksi Yu Yuhan memang dinilai cukup keras oleh sebagian warganet. Namun, banyak pengguna media sosial justru memberikan pembelaan karena menilai tindakan para penggemar sudah melewati batas privasi seorang selebritas.

Istilah sasaeng sendiri merujuk pada penggemar yang melakukan tindakan ekstrem untuk mendapatkan akses ke kehidupan pribadi idolanya. Mereka dapat mengikuti sang idola, membuntuti aktivitasnya, merekam dari jarak dekat, hingga mencari informasi pribadi tanpa izin.

Seorang pengguna Weibo menyebut Yu Yuhan sebenarnya dikenal sebagai sosok yang memiliki temperamen baik. Karena itu, kemarahannya dalam video tersebut dianggap sebagai tanda bahwa gangguan yang diterimanya mungkin sudah terlalu berlebihan.

"Kalau sampai membuatnya marah seperti ini, perilaku penguntit tersebut pasti sudah melewati batas toleransinya," tulis seorang warganet, dikutip dari The Straits Times.

Yu Yuhan Disebut Pernah Mengalami Gangguan Serupa

Peristiwa tersebut kabarnya bukan kali pertama Yu Yuhan menghadapi perilaku penggemar yang dianggap terlalu berlebihan. Sejumlah warganet mengklaim sang aktor sebelumnya juga pernah diikuti dan direkam secara diam-diam dari jarak yang sangat dekat.

Gangguan semacam itu tentu dapat membuat ruang pribadi seorang selebritas semakin terbatas. Apalagi, aktivitas yang seharusnya bersifat pribadi bisa berubah menjadi tontonan ketika penggemar terus membuntuti dan merekamnya.

Kejadian Yu Yuhan juga kembali memunculkan pembahasan mengenai batas antara menjadi penggemar dan melanggar privasi idola. Dukungan terhadap seorang artis seharusnya tidak membuat penggemar merasa berhak mengawasi seluruh aktivitas pribadinya.

Fans Desak TF Entertainment Perketat Keamanan

Setelah insiden tersebut menjadi viral, para penggemar Yu Yuhan ikut meminta tindakan dari agensi yang menaunginya, TF Entertainment. Kelompok penggemar yang dikenal dengan nama Lemon Shark bahkan menyampaikan surat terbuka kepada agensi pada 22 Agustus.

Mereka meminta TF Entertainment meningkatkan perlindungan dan sistem keamanan untuk Yu Yuhan. Para penggemar juga berharap agensi tidak menganggap remeh kejadian tersebut dan segera mengambil langkah agar insiden serupa tidak terulang.

Selain menambah personel keamanan, Lemon Shark juga meminta agensi mempertimbangkan jalur hukum terhadap sasaeng apabila ditemukan tindakan yang melanggar aturan. Menurut mereka, keselamatan dan privasi Yu Yuhan perlu menjadi prioritas.

Fenomena Sasaeng Jadi Sisi Gelap Kehidupan Selebritas

Kasus yang melibatkan Yu Yuhan kembali memperlihatkan sisi lain kehidupan seorang figur publik. Popularitas memang membuat artis mendapatkan perhatian besar, tetapi di sisi lain mereka juga harus menghadapi risiko ketika penggemar mulai melewati batas privasi.

Tindakan mengikuti artis ke berbagai tempat, merekam tanpa izin, hingga mencari informasi pribadi bukan lagi sekadar bentuk dukungan terhadap idola. Jika dilakukan secara berlebihan, perilaku tersebut dapat mengganggu kenyamanan dan bahkan membahayakan keselamatan selebritas.

Fenomena serupa juga pernah terjadi di Korea Selatan. Pada Juli tahun sebelumnya, tiga orang dilaporkan kepada jaksa karena diduga mendapatkan dan memperjualbelikan informasi penerbangan sejumlah selebritas secara ilegal, termasuk anggota BTS.

Kasus tersebut menunjukkan bahwa persoalan sasaeng dapat berkembang menjadi masalah yang lebih serius. Karena itu, permintaan fans Yu Yuhan agar agensi memperketat keamanan menjadi salah satu sorotan setelah video konfrontasi sang idola viral.

Sementara itu, video Yu Yuhan menghadapi sejumlah penggemar masih menjadi perbincangan di media sosial. Insiden ini sekaligus menjadi pengingat bahwa mengidolakan seseorang tetap perlu disertai dengan penghormatan terhadap batas privasi dan ruang pribadi.