Jepang Kirim 3 Helikopter Chinook ke Indonesia untuk Bantu Padamkan Karhutla

Genvoice.id | 30 Aug 2026

JAKARTA, GENVOICE.ID - Jepang mengerahkan pasukannya ke Indonesia untuk membantu menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sejumlah wilayah di Kalimantan.

Bantuan tersebut berupa tiga helikopter angkut berat CH-47 Chinook milik Japan Ground Self-Defense Force (JGSDF).

Kementerian Pertahanan Jepang menyebut pengerahan tersebut dilakukan atas permintaan Pemerintah Indonesia sebagai bagian dari kegiatan bantuan bencana internasional. Bantuan diberikan sebagai respons terhadap dampak parah kebakaran hutan di Kalimantan.

Kapal Kunisaki Bawa 3 Helikopter Chinook

Tiga helikopter CH-47 Chinook tersebut diangkut menggunakan kapal JS Kunisaki. Pada Minggu (30/8/2026), kapal tersebut resmi bertolak dari Jepang menuju Indonesia untuk menjalankan misi bantuan.

Kementerian Pertahanan Jepang mengonfirmasi bahwa JS Kunisaki membawa tiga unit helikopter JGSDF CH-47 yang nantinya digunakan untuk mendukung operasi penanganan karhutla di Kalimantan.

Kapal tersebut diperkirakan membutuhkan waktu sekitar satu hingga dua minggu untuk mencapai Indonesia. Misi ini juga menjadi pengalaman perdana bagi personel Pasukan Bela Diri Jepang dalam menjalankan operasi pemadaman kebakaran di luar negeri.

Ratusan Personel Jepang Ikut Dikerahkan

Tak hanya membawa helikopter, Jepang juga mengirimkan personel dalam jumlah besar untuk mendukung misi tersebut.

ANTARA melaporkan sekitar 350 personel akan terlibat dalam operasi bantuan ke Indonesia. Sebelumnya, informasi mengenai jumlah personel yang dikerahkan disebut mencapai sekitar 600 orang, tetapi laporan terbaru menyebut angka sekitar 350 personel yang akan berpartisipasi dalam operasi.

Pengerahan ini dilakukan berdasarkan kerja sama antara Indonesia dan Jepang di bidang bantuan kemanusiaan serta penanganan bencana. Kedua negara sebelumnya menandatangani kesepakatan kerja sama pertahanan pada Mei 2026.

Chinook Bisa Digunakan untuk Water Bombing

CH-47 Chinook merupakan helikopter angkut berat dengan desain khas berupa dua rotor utama yang berada di bagian depan dan belakang badan pesawat.

Helikopter buatan Boeing tersebut memiliki kemampuan mengangkut personel, peralatan, serta muatan dalam jumlah besar. Kemampuan ini membuat Chinook dapat digunakan dalam berbagai operasi bantuan bencana, termasuk penanganan kebakaran hutan.

Dalam operasi pemadaman, CH-47 juga dapat membawa air untuk water bombing. JGSDF sebelumnya pernah menggunakan CH-47JA dengan Bambi Bucket berkapasitas hingga 5.000 liter untuk latihan pemadaman kebakaran hutan.

Meski demikian, Jepang belum mengumumkan konfigurasi maupun kapasitas bucket yang akan digunakan dalam misi di Kalimantan.

Bantuan Jepang Tambah Kekuatan Operasi Udara

Kehadiran tiga Chinook Jepang nantinya akan menambah kekuatan operasi udara yang sudah dilakukan Indonesia.

BNPB menyebut helikopter tersebut akan digunakan untuk mendukung misi water bombing di sejumlah lokasi di Kalimantan. Berdasarkan informasi BNPB, operasi dengan bantuan tiga helikopter Jepang direncanakan mulai dilakukan pada 10 September 2026.

Sementara itu, penanganan karhutla di Indonesia saat ini juga melibatkan berbagai unsur, mulai dari Manggala Agni, TNI, Polri, BNPB, BMKG, BPBD, hingga masyarakat.

Kementerian Kehutanan sebelumnya menyebut dukungan udara diperkuat dengan 30 helikopter di Kalimantan dan 22 helikopter di Sumatera untuk mendukung water bombing serta patroli udara.

Dengan dikirimnya tiga CH-47 Chinook, Jepang ikut memperkuat upaya Indonesia menghadapi karhutla di Kalimantan, terutama melalui kemampuan angkut berat dan dukungan pemadaman dari udara.