Instagram Tambahkan Fitur Manajemen Inbox Khusus Buat Akun 100 Ribu Followers ke Atas
JAKARTA, GENVOICE.ID - Instagram kembali meluncurkan fitur baru yang dirancang khusus untuk para kreator besar dan akun populer dengan lebih dari 100 ribu pengikut. Fitur ini berfokus pada manajemen pesan di Direct Message (DM), yang selama ini sering menjadi tantangan bagi influencer karena banyaknya pesan masuk setiap hari.
Dengan pembaruan ini, para kreator bisa menggunakan filter multi-selektif untuk memilah pesan lebih cepat. Misalnya, pesan penting dari rekan kerja atau brand bisa dipisahkan dari sekadar pesan spam atau komentar penggemar. Instagram juga memberikan kebebasan bagi pengguna untuk menambah, mengedit, atau menghapus filter sesuai kebutuhan mereka.
Selain itu, kini tersedia opsi untuk membuat shortcut khusus yang memprioritaskan folder pesan yang paling sering diakses. Folder-folder ini bisa disesuaikan agar benar-benar mencerminkan preferensi pengguna, lalu disusun ulang sesuai urutan kepentingan. Jadi, kreator tidak lagi perlu pusing mencari DM penting di antara ratusan pesan lain yang menumpuk setiap hari.
Menurut Instagram, tujuan utama dari fitur ini adalah memberi kebebasan kepada kreator untuk membangun alur kerja yang paling nyaman, sekaligus mendukung mereka agar tetap kreatif tanpa terganggu urusan teknis pengelolaan inbox.
Sayangnya, fitur ini belum bisa dinikmati semua orang. Hanya akun dengan lebih dari 100 ribu followers atau akun profesional yang mendapatkan akses. Pengguna biasa masih harus bertahan dengan sistem inbox lama yang tidak sefleksibel itu.
Meski begitu, Instagram belakangan juga sempat meluncurkan beberapa fitur tambahan untuk pengguna umum. Salah satunya adalah peta baru untuk melacak keberadaan teman, meski fitur ini menuai kontroversi karena menyangkut privasi. Ada juga opsi reset rekomendasi, yang memungkinkan pengguna mengatur ulang seluruh saran konten yang muncul di feed mereka.
Langkah ini menunjukkan bahwa Instagram terus mencoba menyeimbangkan kebutuhan antara kreator besar dan pengguna biasa. Di satu sisi, influencer jelas membutuhkan alat manajemen yang lebih canggih agar bisa menjalin kerja sama dengan brand sekaligus tetap terhubung dengan penggemarnya. Di sisi lain, pengguna umum juga menuntut pengalaman yang lebih personal dan aman.
Dengan dominasi Instagram sebagai salah satu platform utama bagi para kreator digital, fitur manajemen inbox ini diperkirakan akan membantu influencer lebih fokus pada konten mereka. Bukan tidak mungkin, ke depannya Instagram juga akan membuka fitur serupa untuk kalangan yang lebih luas, terutama mengingat betapa cepatnya ekosistem kreator berkembang.