Ford F-150 SuperTruck Tembus Nürburgring, Harga R&D Capai Ratusan Miliar Rupiah

Genvoice.id | 30 Aug 2025

JAKARTA, GENVOICE.ID - Ford kembali membuktikan keseriusannya dalam menggarap lini kendaraan listrik berperforma tinggi. Setelah sukses dengan Super Mustang Mach-E di Pikes Peak dan SuperVan 4.2 yang melesat kencang di Nürburgring, kini giliran F-150 SuperTruck unjuk gigi di lintasan legendaris Jerman tersebut. Hasilnya, meski sempat mengalami masalah di lap terakhir, truk listrik ini tetap mencatatkan rekor baru.

Dikemudikan oleh pembalap kawakan Romain Dumas, SuperTruck memulai lap dengan impresif. Namun, keterbatasan top speed terlihat sejak awal, dengan kecepatan maksimal hanya 262 km/jam (162,80 mph). Ford mengakui bahwa setiap kendaraan listrik yang turun di Nürburgring harus berhadapan dengan kompromi: kapasitas energi, bobot sistem, hingga kinerja baterai yang saling tarik ulur.

Menariknya, SuperTruck hadir dengan berbagai perubahan dibanding debutnya di Pikes Peak 2024 dan penampilan di Goodwood. Aerodinamika disesuaikan untuk lintasan dataran rendah, rasio final drive motor ikut diubah, hingga setelan performa mesin listrik dituning ulang agar bisa tampil optimal. Dari luar, terlihat jelas Ford Performance benar-benar menginvestasikan dana besar-diperkirakan setara ratusan miliar rupiah-untuk menjadikan proyek ini simbol kebangkitan EV bertenaga tinggi.

Sayangnya, drama terjadi di sektor Doettinger Hoehe, lintasan lurus panjang di belakang Nordschleife. SuperTruck tiba-tiba kehilangan tenaga, kecepatannya turun dari 262 km/jam menjadi 193 km/jam. Dumas hanya bisa mengangkat tangan sebagai tanda frustrasi ketika pedal gas diinjak penuh tapi tenaga tak lagi keluar. Ford mengonfirmasi ada masalah teknis di akhir lap tersebut.

Meski begitu, catatan waktunya tetap impresif. SuperTruck membukukan 6 menit 43,482 detik, lebih cepat hampir 5 detik dari SuperVan 4.2. Catatan ini sekaligus menjadikan SuperTruck sebagai kendaraan prototipe dan pra-produksi tercepat di Nürburgring Nordschleife. Sebagai perbandingan, rekor mobil produksi saat ini masih dipegang Mercedes-AMG One dengan 6:29,09, sementara SuperTruck hanya terpaut sepersekian detik dari Porsche 911 GT2 RS Manthey (6:43,300).

Dalam kategori kendaraan prototipe, SuperTruck kini masuk jajaran enam besar, meskipun Porsche 919 Hybrid Evo masih bertakhta dengan rekor legendaris 5:19,564. Volkswagen ID.R-juga pernah dikendarai Romain Dumas-berada di posisi kedua dengan 6:05,336.

Dengan pencapaian ini, Ford bisa berbangga. SuperTruck bukan hanya truk listrik tercepat di dunia, tapi juga membuktikan bahwa transformasi mobil listrik tak lagi soal efisiensi, melainkan juga adrenalin di lintasan balap.