Ganti ChatGPT ke Claude? Ini Cara Agar Semua Prompt Tetap Tersimpan

Genvoice.id | 30 Jul 2026

JAKARTA, GENVOICE.ID - Beralih menggunakan chatbot AI lain sering kali membuat pengguna harus mengatur ulang preferensi, gaya penulisan, hingga berbagai instruksi yang sebelumnya sudah tersimpan. Kini, hal tersebut tidak lagi menjadi kendala berkat fitur terbaru dari Anthropic.

Claude kini memiliki fitur Import Memory yang memungkinkan pengguna memindahkan konteks dan preferensi dari ChatGPT. Dengan begitu, Claude dapat memahami kebiasaan pengguna sejak awal tanpa harus "belajar" ulang setiap kali memulai percakapan baru.

Fitur ini sangat membantu bagi pengguna yang memanfaatkan AI untuk bekerja, menulis artikel, membuat kode, maupun aktivitas lain yang membutuhkan preferensi khusus.

Aktifkan Fitur Memory Terlebih Dahulu

Sebelum memulai proses impor, pastikan fitur Memory telah diaktifkan di kedua platform.

Di Claude, buka menu Settings, kemudian pilih Memory. Pada beberapa akun, menu tersebut berada di Settings > Capabilities > Memory karena tampilan antarmuka masih diperbarui secara bertahap.

Setelah itu, aktifkan opsi Generate Memories from chats, lalu pilih Import memory from other AI providers dan klik Start Import. Claude nantinya akan menampilkan prompt khusus yang perlu disalin.

Sementara itu, di ChatGPT, buka menu Personalization dan pastikan fitur Enable Memory sudah aktif. Jika baru diaktifkan, sebaiknya tunggu beberapa saat hingga sistem selesai memperbarui memori yang tersimpan.

Salin Ringkasan Memory dari ChatGPT

Setelah memperoleh prompt dari Claude, buka percakapan baru di ChatGPT lalu tempelkan prompt tersebut.

Agar hasil ringkasan lebih lengkap, pengguna dapat memilih model Thinking sebelum menjalankan prompt. Mode ini biasanya menghasilkan ringkasan memori yang lebih detail.

Setelah ChatGPT menampilkan rangkuman preferensi dan konteks yang tersimpan, salin seluruh hasilnya.

Tempelkan Hasilnya ke Claude

Langkah berikutnya adalah kembali ke Claude dan menempelkan ringkasan tersebut pada kolom impor yang tersedia.

Selanjutnya pilih Add to Memory. Claude akan mulai menyimpan informasi tersebut sebagai referensi sehingga dapat digunakan dalam percakapan berikutnya.

Proses Sinkronisasi Bisa Memakan Waktu

Anthropic menjelaskan bahwa proses impor tidak selalu berlangsung secara instan.

Dalam beberapa kasus, sinkronisasi dapat memerlukan waktu hingga 24 jam. Selama proses berlangsung, Claude mungkin belum langsung memberikan respons yang sepenuhnya sesuai dengan preferensi pengguna.

Setelah selesai, hasil impor dapat diperiksa melalui menu Settings > Memory atau Settings > Capabilities > Memory, tergantung versi aplikasi yang digunakan.

Tak Hanya Mendukung ChatGPT

Menariknya, fitur Import Memory tidak hanya mendukung ChatGPT.

Anthropic juga memungkinkan pengguna mengimpor memori dari chatbot AI lain, termasuk Google Gemini. Caranya hampir sama, yaitu dengan memastikan fitur Memory telah aktif sebelum melakukan proses impor menggunakan prompt yang disediakan Claude.

Apakah Fitur Ini Wajib Digunakan?

Fitur Memory sebenarnya bersifat opsional. Baik ChatGPT maupun Claude tetap bisa digunakan seperti biasa tanpa menyimpan preferensi pengguna.

Namun, bagi mereka yang telah membangun banyak prompt, gaya penulisan, atau alur kerja selama menggunakan ChatGPT, fitur Import Memory dapat menghemat banyak waktu karena Claude tidak perlu mempelajari kembali seluruh kebiasaan pengguna dari awal.