Terobosan Baru! Teknologi dari Sinar UVC Terbukti Kurangi Infeksi Pernapasan di Panti Jompo, Ini Temuan Mengejutkan Ilmuwan Australia!
JAKARTA, GENVOICE.ID - Sebuah terobosan besar dalam dunia kesehatan lansia terungkap di Australia, yakni teknologi sinar Ultraviolet C (UVC) yang terbukti efektif menurunkan risiko infeksi pernapasan secara signifikan di panti jompo.
Penelitian dua tahun yang dilakukan oleh tim ilmuwan dari Universitas Flinders dan Institut Penelitian Kesehatan dan Medis Australia Selatan menunjukkan bahwa perangkat germicidal ultraviolet (GUV) yang memancarkan sinar UVC dapat menonaktifkan virus dan bakteri di udara secara efisien, mengurangi infeksi hingga 12,2 persen!
Dalam uji coba acak di empat fasilitas perawatan lansia di Australia Selatan, pemasangan perangkat GUV menunjukkan hasil mencengangkan: rata-rata 0,3 kasus infeksi pernapasan berkurang tiap minggu, berkat pemurnian udara yang dilakukan oleh sinar UVC.
"Keuntungan besar dari teknologi ini adalah mudah dipasang di fasilitas yang sudah ada dan biayanya relatif rendah," ujar Andrew Shoubridge, penulis utama studi tersebut.
Teknologi ini disebut sangat cocok untuk lingkungan berisiko tinggi seperti panti jompo, rumah sakit, dan ruang publik tertutup lainnya.
Menurut penulis senior Geraint Rogers, GUV bukan hanya praktis dan efektif, tetapi juga aman digunakan di lingkungan dengan populasi rentan seperti lansia. Teknologi ini bisa menjadi tameng penting saat musim flu atau ancaman pandemi baru.
Dengan lebih dari 250.000 warga Australia tinggal di fasilitas perawatan lansia, implementasi teknologi ini bisa membawa dampak besar, tidak hanya di Australia tetapi juga secara global, dalam mengendalikan penyebaran penyakit melalui udara.
Penelitian ini dimuat dalam jurnal bergengsi JAMA Internal Medicine, yang diterbitkan oleh American Medical Association, menegaskan bahwa sinar UVC bisa menjadi garda depan baru dalam perang melawan virus di udara.
Kini para peneliti mendorong adopsi luas teknologi ini, bukan hanya untuk perlindungan lansia, tetapi juga sebagai strategi pencegahan global terhadap infeksi saluran pernapasan.