Sebut Tel Aviv Lakukan Genosiza di Gaza, LSM Israel: Pembunuhan Massal yang Disengaja
JAKARTA, GENVOICE.ID - Ada kabar yang bikin geger dari Yerusalem, Gen! Dua organisasi HAM asal Israel, yaitu B'Tselem dan Physicians for Human Rights Israel, baru saja membuat gebrakan dengan menuduh pemerintahnya sendiri melakukan genosida terhadap warga Palestina di Jalur Gaza.
Yup, ini jadi suara keras pertama dari dalam negeri Israel yang terang-terangan menyuarakan tuduhan sangat serius terhadap kebijakan negaranya sendiri.
Lewat konferensi pers yang digelar di Yerusalem, dua LSM ini meluncurkan laporan panjang yang menyebutkan bahwa serangan Israel di Gaza bukan cuma soal mengincar Hamas, tapi sudah masuk ke level aksi terkoordinasi untuk menghancurkan masyarakat Palestina secara menyeluruh.
Mereka menyebut Israel melakukan "pembunuhan massal yang disengaja" melalui bombardir langsung, penghancuran infrastruktur penting seperti sekolah dan rumah sakit, sampai menciptakan kondisi hidup yang sangat tidak manusiawi untuk warga Gaza.
Bahkan, mereka menilai tindakan Israel sebagai usaha terstruktur untuk memusnahkan tatanan sosial dan budaya Palestina. Yuli Novak, Direktur Eksekutif B'Tselem, dengan tegas mengatakan, "Warga Gaza telah terusir, dibom, dan dibiarkan kelaparan, benar-benar dilucuti seluruh hak dan kemanusiaannya."
Sementara itu, tim dari Physicians for Human Rights Israel juga menyoroti hancurnya sistem kesehatan di Gaza, yang mereka nilai terjadi secara sistematis dan disengaja.
Tapi tentu aja, pemerintah Israel langsung membantah tuduhan ini mentah-mentah. Lewat juru bicaranya, mereka mengatakan bahwa semua klaim itu "tidak berdasar" dan "ngawur".
PM Israel, Benjamin Netanyahu, juga sebelumnya sudah menyebut tuduhan serupa dari Afrika Selatan ke Mahkamah Internasional sebagai sesuatu hal yang keterlaluan.
Tuduhan genosida ini bukan yang pertama, Gen. Amnesty International juga pernah mengeluarkan laporan senada, tapi langsung dibalas dengan kecaman keras dari Kementerian Luar Negeri Israel yang menyebut mereka sebagai organisasi fanatik.
Kini publik dunia semakin memperhatikan langkah Israel di Gaza. Apakah laporan dari dalam negeri ini bakal jadi pemicu evaluasi kebijakan internasional terhadap Israel? Atau justru makin memecah opini publik global?
Dugaan genosida Israel terhadap Palestina kembali menguat setelah dua LSM dalam negeri bersuara lantang. Dunia internasional kini menanti tanggapan lebih lanjut dari Mahkamah Internasional atas krisis kemanusiaan yang terjadi di Gaza.