Granit Xhaka Gabung Sunderland, Siap Bantu Tim Promosi Tampil Kompetitif di Premier League
Klub promosi Premier League, Sunderland, resmi mendatangkan gelandang senior asal Swiss, Granit Xhaka, dari Bayer Leverkusen. Kedatangan Xhaka membawa harapan besar untuk memperkuat lini tengah tim dan meningkatkan peluang bertahan di kasta tertinggi Liga Inggris. Sunderland mengumumkan perekrutan Granit Xhaka dari Bayer Leverkusen pada Rabu (waktu setempat), dengan nilai transfer yang dirahasiakan. Pemain berusia 32 tahun itu menandatangani kontrak berdurasi tiga tahun di Stadium of Light. Proses transfer ini kini hanya tinggal menunggu pengesahan izin internasional sebelum ia bisa dimainkan.
Dalam pernyataan resminya, Xhaka mengungkapkan antusiasmenya bergabung dengan Sunderland. Ia menilai klub ini memiliki energi dan semangat juang yang sejalan dengan nilai-nilai yang ia miliki sebagai pemain. Ia juga menambahkan bahwa dirinya siap menyumbang pengalaman dan kualitas untuk membantu tim beradaptasi di Premier League.
"Saya sangat bangga berada di sini. Klub ini kembali ke tempat seharusnya, dan saya ingin membantu menulis sejarah baru di sini," ujarnya.
Gelandang dengan Karier Panjang dan Prestasi Cemerlang
Selama lebih dari satu dekade, Granit Xhaka dikenal sebagai gelandang tangguh dengan jam terbang tinggi di level elite. Ia tampil dalam 225 laga Premier League bersama Arsenal, meraih dua Piala FA, dan sempat menjabat kapten tim. Bersama The Gunners, ia mencetak 23 gol dan 29 assist dari total 297 penampilan.
Setelah meninggalkan Arsenal, Xhaka bersinar di Bayer Leverkusen. Pada musim 2023/2024, ia berperan penting dalam keberhasilan tim asuhan Xabi Alonso mencatatkan musim tak terkalahkan, sekaligus membawa gelar Bundesliga pertama dalam sejarah klub serta Piala Jerman.
Kapten Swiss dan Kandidat Ballon d'Or
Di level internasional, Xhaka adalah kapten timnas Swiss sejak 2020 dan kini menjadi pemain dengan caps terbanyak untuk negaranya (137 kali tampil). Konsistensi dan kontribusinya mengantarkannya ke peringkat 16 besar Ballon d'Or 2024.
Dari Basel Hingga Premier League: Perjalanan Karier Panjang
Xhaka memulai karier di akademi FC Basel sejak usia 10 tahun dan mencetak gol di debut Liga Champions pada usia muda. Ia juga sukses di Borussia Monchengladbach sebelum pindah ke Arsenal pada 2016. Pemain bernomor punggung 34 ini dikenal dengan gaya bermain agresif, disiplin taktis, dan kemampuan menjadi pemimpin di lapangan, atribut yang sangat dibutuhkan oleh klub promosi seperti Sunderland.
Sunderland Promosi dan Siap Tantang Premier League
Sunderland memastikan promosi ke Premier League usai mengalahkan Sheffield United 2-1 di final playoff musim 2024/2025. Kini, dengan tambahan pemain berpengalaman seperti Xhaka, The Black Cats berharap bisa tampil kompetitif dan tidak sekadar menjadi pelengkap.
Kehadiran Granit Xhaka bukan hanya meningkatkan kualitas skuad, tapi juga menjadi simbol bahwa Sunderland serius menyambut tantangan di kasta tertinggi sepak bola Inggris.