Boris Bokir Ogah Main Film Ini, Ternyata Gara-Gara Anak Kecil! Tapi Endingnya Bikin Mewek
JAKARTA, GENVOICE.ID - Gen, pernah gak sih kamu ngerasa ragu banget buat ambil satu keputusan, tapi ujung-ujungnya malah jadi titik balik hidup kamu? Hal serupa juga dialamin komedian Boris Bokir. Aktor yang dikenal lewat gaya komedinya ini awalnya sama sekali nggak tertarik buat ambil peran di film Panggil Aku Ayah, film drama keluarga terbaru yang bakal tayang 7 Agustus nanti.
Alasannya? Karena film ini melibatkan anak kecil.
"Awalnya saya sangat tidak mau mengambil film ini karena berkaitan dengan anak kecil. Pas baca (skenario), dibacain oleh Anggia (produser film tersebut) saya sudah enggak suka. Iya tidak mau, saya sedih," ungkap Boris saat konferensi pers pemutaran film di Jakarta, Rabu.
Tapi setelah proses panjang dan banyak pertimbangan, Boris akhirnya luluh juga dan menyetujui tawaran peran. Dalam film ini, ia berperan sebagai Tatang, seorang debt collector yang tanpa sengaja terlibat dalam kehidupan seorang anak kecil-dan perlahan berubah jadi sosok pengasuh baginya.
Bukan cuma sekadar peran, Boris bilang film ini memberikan pengalaman emosional yang dalam dan bikin dia banyak belajar.
"Keluarga itu enggak mesti melulu yang konvensional karena darah, silsilah keluarga. Ternyata ada keluarga dalam berbagai bentuk yang ditemukan di kehidupan pada saat kita menjalankannya," kata Boris lagi.
Film ini digarap oleh Visinema Studios dan CJ ENM, dengan pendekatan yang unik: kisah dua penagih utang yang kehidupannya berubah total setelah kedatangan seorang gadis kecil dalam hidup mereka. Sentuhan komedi tetap ada, tapi jangan salah, Gen-kisahnya dijamin bisa bikin kamu mikir ulang soal makna keluarga.
Kalau kamu pikir keluarga cuma soal hubungan darah, mungkin film ini bisa jadi tamparan halus yang manis. Karena kadang, keluarga justru datang dari orang-orang yang enggak kita duga sebelumnya.
Jadi, siapin tisu, Gen. Film Panggil Aku Ayah bisa jadi bukan cuma hiburan, tapi pelajaran hidup juga.