Modus Baru Penipuan Online di LinkedIn & Instagram! Waspadai Link Jahat yang Bisa Kuras Rekeningmu

Genvoice.id | 30 Jun 2025

JAKARTA, GENVOICE.ID - Gen, media sosial yang sering kamu buka buat kerja atau hiburan, kayak LinkedIn dan Instagram, sekarang jadi ladang empuk buat para pelaku penipuan online!

Bukan cuma email spam yang harus diwaspadai, sekarang para penjahat siber juga menyusup lewat DM, iklan, dan postingan konten clickbait di medsos. Mereka menggunakan metode phishing yang makin rapi dan meyakinkan buat menjebak kamu buka link berbahaya.

Serangan phishing di media sosial ini lebih terasa personal karena pelaku sering memanfaatkan informasi pribadi yang tersebar di internet. Gak jarang mereka menyamar jadi teman, rekan kerja, atau akun perusahaan resmi biar korban gak curiga.

Nah, supaya kamu gak jadi korban, yuk kenali ciri-ciri link phishing yang sering beredar di medsos dan cara menghindarinya!


Modus Link Jahat di Balik Akun Palsu dan Pesan Menyesatkan

Link jahat ini biasanya tersembunyi dalam konten yang kelihatannya menarik-mulai dari tawaran kerja palsu, undangan wawancara, giveaway, sampai pesan mendesak yang bikin panik. Sekali kamu klik link-nya, bisa langsung diarahkan ke situs palsu atau perangkatmu bisa terinfeksi malware yang diam-diam mencuri data pribadi.

Bahkan lebih parah, pelaku bisa menguras rekening kamu lewat akses ke data login perbankan atau e-wallet yang tersimpan di HP.


Ciri-Ciri Link Phishing yang Harus Kamu Hindari

  1. Alamat URL Mencurigakan
    Link biasanya dibuat mirip seperti situs asli tapi ada modifikasi kecil yang gak kelihatan sekilas, misalnya:

  • faceb00k-login.com

  • amzn-prime-update.net
    Kalau kamu nemu link kayak gitu, jangan buru-buru klik ya Gen. Waspadai link dari DM atau bio akun gak jelas.

  1. Tulisan Penuh Typo & Bahasa Ngawur
    Pesan yang dikirim pelaku biasanya ditulis dengan tata bahasa kacau atau banyak typo. Ini jelas bukan standar komunikasi resmi dari perusahaan profesional.

  2. Waktu Pengiriman Aneh
    Menerima pesan kerja sama atau undangan wawancara jam 2 pagi? Curigai itu sebagai penipuan. Modus ini sering muncul di jam-jam lengah kayak tengah malam atau hari libur.

  3. Isi Pesan Mendesak atau Mengancam
    Kalimat seperti "Klik sekarang sebelum akunmu dinonaktifkan!" atau "Balas dalam 24 jam untuk klaim hadiah!" sering dipakai buat memancing panik. Padahal tujuannya biar kamu langsung klik tanpa berpikir panjang.

  4. Lampiran Aneh atau File Tidak Dikenal
    Biasanya berbentuk file Word, ZIP, atau PDF yang berisi malware. Begitu dibuka, bisa langsung mencuri data dari perangkat kamu. Jadi, kalau gak kenal pengirimnya, jangan buka lampiran apa pun!


Tips Cegah Phishing di Medsos Buat Gen

Biar kamu gak jadi korban, ini beberapa cara yang bisa kamu lakukan:

  • Cek dan verifikasi akun pengirim pesan. Jangan asal percaya, apalagi kalau akun baru dibuat atau gak punya postingan sama sekali.

  • Arahkan kursor ke tautan sebelum klik. Cek dulu tujuan link-nya, atau pakai situs pemeriksa URL buat tahu aman nggaknya.

  • Atur privasi akun media sosial kamu. Batasi siapa aja yang bisa lihat data pribadi dan hindari posting info sensitif.

  • Laporkan akun mencurigakan. Biar orang lain gak ikut-ikutan jadi korban, langsung lapor dan blokir aja kalau ketemu akun yang gerak-geriknya mencurigakan.


Jangan Asal Klik Link di Medsos!

Modus kejahatan siber sekarang makin pinter dan personal. Kalau kamu gak hati-hati, bisa-bisa data pribadi sampai saldo rekening bisa dibobol cuma gara-gara klik satu link. Yuk, lebih kritis dan teliti dalam menggunakan media sosial. Karena keamanan digital dimulai dari kesadaran kita sendiri.