Dulu Dianggap Biasa Aja, Sekarang Malah Jadi Penyesalan City? Cerita Bernardo Silva Soal Joao Neves

Genvoice.id | 30 May 2026

JAKARTA, GENVOICE.ID - Kadang dalam sepak bola, keputusan kecil bisa jadi bahan penyesalan bertahun-tahun. Nah, ini yang sekarang lagi ramai dibahas setelah pengakuan dari Bernardo Silva.

Gelandang Portugal itu blak-blakan soal satu momen yang ternyata cukup krusial buat Manchester City. Ternyata, dia bareng Ruben Dias sempat "nge-push" klub buat merekrut Joao Neves.

Ceritanya terjadi sekitar Euro 2024. Waktu itu, Neves masih di Benfica dan lagi jadi rebutan banyak klub besar. Tapi yang menarik, Bernardo dan Dias sampai ikut turun tangan, bahkan berkali-kali menghubungi pihak klub biar City nggak melewatkan pemain ini.

Masalahnya, City waktu itu punya prioritas lain. Lini tengah mereka sudah penuh, jadi manajemen memilih untuk tidak melanjutkan transfer tersebut. Akhirnya, Neves malah cabut ke Paris Saint-Germain dengan nilai sekitar 65 juta euro.

Di sinilah bagian yang mulai terasa "nyesek".

Dalam waktu singkat, Joao Neves berkembang jadi salah satu pemain penting di PSG. Bahkan sekarang dia jadi bagian inti tim asuhan Luis Enrique yang sukses bersaing di level tertinggi Eropa.

Bernardo sendiri santai sih waktu cerita, tapi tetap ada nada "ya harusnya dulu diambil". Dia bilang kurang lebih kalau sekarang mungkin City sedikit menyesal setelah melihat perkembangan Neves yang nggak mengecewakan.

Yang bikin makin menarik, City justru sempat belanja gelandang setelah itu dengan total dana besar, tapi performanya naik turun. Sementara Neves, yang dulu bisa didapat lebih cepat, malah jadi pemain yang benar-benar "jadi".

Cerita ini kayak ngingetin satu hal sederhana di sepak bola. Kadang bukan soal siapa yang paling cepat beli pemain mahal, tapi siapa yang paling tepat baca potensi.

Dan untuk kasus ini, PSG bisa dibilang menang langkah. City? Ya, mungkin sekarang cuma bisa bilang, "harusnya dulu dengerin Bernardo."