Dari Komunitas Burung ke Dunia, "Kicau-Kicau" Ndarboy Genk Tembus Tren Global

Genvoice.id | 30 Apr 2026

JAKARTA, GENVOICE.ID - Lagu "Kicau-Kicau" yang dibawakan Ndarboy Genk bersama Banditoz sukses mencuri perhatian hingga ke luar negeri. Awalnya dibuat untuk komunitas pecinta burung atau kicau mania, lagu ini justru berkembang menjadi fenomena global di media sosial.

Keduanya mengaku tidak menyangka lagu tersebut bisa diterima oleh audiens yang jauh lebih luas. Bahkan, tren penggunaan "Kicau-Kicau" kini meluas hingga digunakan oleh kreator internasional, termasuk dalam konten olahraga dan hiburan.

Banditoz menyebut pencapaian ini berada di luar ekspektasi mereka. Lagu yang berakar dari budaya lokal justru mampu menembus batas geografis dan bahasa, menjadikannya populer di berbagai kalangan.

Fenomena ini juga terlihat dari penggunaan lagu tersebut oleh sejumlah pesepak bola dunia sebagai musik latar selebrasi. Tak hanya itu, tren tarian dengan lagu "Kicau-Kicau" bahkan merambah ke ranah K-pop, memperluas jangkauan audiensnya.

Ndarboy Genk menilai penyebaran lagu tersebut sudah melampaui target awal. Ia menyebut karya yang identik dengan nuansa Jawa kini justru dinikmati oleh penikmat musik global dengan latar budaya berbeda.

Dari sisi produksi, lagu ini lahir dari perpaduan dua gaya musik yang berbeda. Ndarboy Genk membawa sentuhan dangdut, sementara Banditoz menambahkan elemen hip-hop. Kombinasi tersebut menghasilkan warna musik yang segar dan mudah diterima berbagai kalangan.

Kesuksesan "Kicau-Kicau" juga memicu semangat keduanya untuk melanjutkan proyek serupa. Mereka berencana mengangkat tema hobi lain di masyarakat sebagai inspirasi karya berikutnya, melanjutkan konsep yang sebelumnya sudah mencakup berbagai komunitas.

Di tengah viralnya lagu tersebut di platform seperti TikTok, keduanya tetap mengingatkan pendengar untuk menikmati versi resmi lagu melalui kanal musik mereka. Hal ini diharapkan dapat mendukung karya original sekaligus memberikan apresiasi yang lebih luas terhadap industri musik lokal.