Tips Aman Berkendara Di Jalan Tol, Hindari 5 Kebiasaan Fatal Ini Agar Liburan Nggak Drama

Genvoice.id | 29 Dec 2025

JAKARTA, GENVOICE.ID - Momen liburan panjang akhir tahun emang paling asik kalau dipakai buat road trip bareng geng atau keluarga tercinta. Meskipun sekarang sudah banyak pilihan transportasi umum yang keren, nyatanya naik mobil pribadi tetap jadi juara karena kita bisa bebas menentukan jadwal dan lebih santai selama di jalan. Tapi tunggu dulu, Gen perlu tahu kalau tingkat mobilitas yang tinggi di musim liburan kayak sekarang juga berbanding lurus dengan risiko bahaya yang mengintai di jalanan, terutama saat kita melintasi jalan bebas hambatan alias jalan tol. Kecepatan tinggi dan volume kendaraan yang padat menuntut kita untuk ekstra fokus agar momen seru liburan nggak berubah jadi tragedi yang menyedihkan.

Menanggapi hal ini, pihak ASTRA Infra bersama pakar dari Safety Defensive Driving Consultant Indonesia nggak bosan-bosannya memberikan edukasi penting buat kita semua. Ada beberapa kebiasaan sepele tapi fatal yang sering banget dilakukan pengemudi dan bisa berujung kecelakaan beruntun. Sony Susmana dari Safety Defensive Driving Consultant Indonesia menegaskan bahwa pada kondisi libur dengan arus lalu lintas yang padat, setidaknya ada lima perilaku berbahaya yang harus bener-bener dihindari oleh setiap orang yang memegang kemudi. Penasaran apa saja yang harus diwaspadai agar perjalanan tetap asik tanpa hambatan? Yuk, simak ulasan lengkapnya di bawah ini!

Larangan Berhenti Sembarangan dan Bahaya Lane Hogger

Hal pertama yang paling dilarang adalah berhenti atau parkir di bahu jalan tol tanpa alasan darurat yang jelas. Selain melanggar peraturan lalu lintas, tindakan ini sangat berisiko memicu tabrak belakang karena bahu jalan bukan tempat untuk istirahat. Rinaldi selaku Group Chief Technical Officer ASTRA Infra menyarankan:

"Bagi pengguna jalan yang ingin beristirahat, disarankan untuk segera mengunjungi rest area terdekat yang telah dilengkapi fasilitas lengkap, mulai dari toilet bersih dan gratis yang juga sudah dilengkapi dengan ruang laktasi, mushola, tempat makan dengan berbagai pilihan menu, serta minimarket."

Kalau rest area penuh, Gen lebih baik keluar tol sebentar buat cari tempat istirahat di sekitar exit tol daripada nekat berhenti di pinggir jalan.

Selain itu, jangan sekali-kali menjadi lane hogger. Ini adalah istilah buat pengemudi yang jalan pelan tapi tetap bertahan di lajur kanan. Ingat ya, lajur kanan itu cuma buat mendahului. Kalau Gen terus-terusan di sana dengan kecepatan rendah, itu bakal mengganggu kelancaran lalu lintas dan memicu emosi pengendara lain, yang ujung-ujungnya bisa bikin situasi jadi nggak aman.

Kontrol Emosi dan Jaga Jarak Aman

Mengemudi secara agresif kayak balapan, pindah jalur zigzag, atau menyalip lewat bahu jalan adalah tiket cepat menuju kecelakaan. Gaya nyetir yang pakai emosi cuma bakal bikin mobil sulit dikendalikan kalau tiba-tiba ada keadaan darurat di depan mata. Tetap tenang dan hargai pengguna jalan lain ya, Gen.

Nggak kalah penting, pastikan selalu menjaga jarak aman dengan kendaraan di depan. Jangan "menempel" terlalu dekat karena waktu reaksi kita bakal terbatas banget kalau mobil depan ngerem mendadak. Sony Susmana menyarankan jarak ideal sekitar 60 sampai 80 meter kalau Gen melaju di kecepatan 80 km/jam. Kalau susah mengira-ngira jaraknya, Gen bisa pakai metode hitungan tiga detik buat memastikan ada ruang yang cukup untuk menghindar.

Waspada Microsleep Akibat Kelelahan

Terakhir dan yang paling sering disepelekan adalah memaksakan diri nyetir saat kondisi badan sudah capek. Kelelahan luar biasa bisa memicu microsleep, yaitu kondisi di mana kita kehilangan kesadaran atau fokus selama beberapa detik tanpa kita sadari. Tandanya mulai dari sering menguap, mata terasa berat, sampai mobil yang mulai meliuk-liuk nggak stabil. Kalau sudah nyetir selama empat jam nonstop, itu tandanya Gen wajib banget buat menepi di rest area untuk tidur sejenak. Ingat, keselamatan adalah prioritas utama biar sampai di tujuan dengan selamat.

Gimana Gen, sudah siap buat road trip akhir tahun dengan lebih aman?