Kentang Ternyata Lebih Rendah Kalori dari Nasi Putih, Ini 6 Pilihan Karbohidrat untuk Diet

Genvoice.id | 29 Oct 2026

JAKARTA, GENVOICE.ID - Memilih sumber karbohidrat yang tepat kerap menjadi pertimbangan bagi orang yang sedang menjalani program penurunan berat badan. Nasi putih sering kali dikurangi, padahal tubuh tetap membutuhkan karbohidrat sebagai sumber energi untuk menunjang aktivitas sehari-hari.

Salah satu hal yang bisa diperhatikan saat menyusun menu diet adalah kandungan kalori dari setiap bahan pangan. Berdasarkan data kandungan kalori per 100 gram bahan mentah, kentang memiliki angka paling rendah di antara enam sumber karbohidrat yang dibandingkan, sementara nasi putih mencatat angka paling tinggi.

Meski demikian, memilih makanan untuk diet tidak cukup hanya dengan melihat jumlah kalori. Porsi, metode memasak, bahan tambahan, serta keseimbangan nutrisi dalam menu sehari-hari juga perlu diperhatikan agar pola makan tetap sesuai dengan kebutuhan tubuh.

6 Sumber Karbohidrat dan Perbandingan Kalorinya

Setiap sumber karbohidrat memiliki kandungan kalori yang berbeda, sehingga informasi tersebut dapat menjadi salah satu pertimbangan saat menentukan menu harian. Berikut perbandingan enam bahan pangan berdasarkan kandungan kalori per 100 gram bahan mentah sesuai data yang tersedia.

1. Kentang: 87 kkal

13 Manfaat Kentang untuk Kesehatan yang Jarang Diketahui

Sumber: halodoc

Kentang menempati urutan pertama sebagai sumber karbohidrat dengan kandungan kalori paling rendah dalam daftar ini, yakni 87 kilokalori (kkal) per 100 gram bahan mentah. Selain mengandung karbohidrat, kentang juga menyediakan kalium dan vitamin C yang dibutuhkan tubuh.

Cara mengolah kentang turut memengaruhi jumlah kalori pada hidangan akhir. Kentang rebus dapat menjadi pilihan yang lebih sederhana dibandingkan kentang goreng atau kentang yang disajikan dengan banyak mentega dan saus.

2. Ubi Madu: 100 kkal

Ubi Madu, Inilah Nutrisi dan Manfaatnya bagi Kesehatan - Alodokter

Sumber: alodokter

Ubi madu menjadi alternatif sumber karbohidrat dengan kandungan kalori 100 kkal per 100 gram bahan mentah. Cita rasanya yang manis alami membuat bahan pangan ini cocok dijadikan variasi menu tanpa harus selalu mengandalkan nasi putih.

Ubi madu juga mengandung serat serta sejumlah vitamin dan mineral. Untuk menjaga tambahan kalori tetap terkendali, ubi dapat diolah dengan cara dikukus atau dipanggang tanpa menambahkan gula secara berlebihan.

3. Beras Merah: 149 kkal

Beras Merah VS Kentang, Manakah yang Terbaik?

Sumber: Istimewa

Beras merah memiliki kandungan kalori sebesar 149 kkal per 100 gram bahan mentah dan dikenal sebagai salah satu pilihan biji-bijian utuh. Dibandingkan beras putih yang mengalami penggilingan lebih lanjut, beras merah umumnya memiliki kandungan serat lebih tinggi.

Serat berperan dalam mendukung kesehatan pencernaan dan membantu memberikan rasa kenyang. Karena itu, beras merah dapat menjadi pilihan variasi sumber karbohidrat bagi orang yang ingin menyusun pola makan lebih seimbang.

4. Singkong: 153 kkal

4 Manfaat Singkong bagi Kesehatan dan Cara Tepat Mengolahnya - Alodokter

Sumber: alodokter

Singkong merupakan bahan pangan sumber karbohidrat yang mudah dijumpai di Indonesia dengan kandungan kalori 153 kkal per 100 gram bahan mentah. Selain dikonsumsi sebagai makanan pendamping, singkong juga kerap diolah menjadi beragam hidangan tradisional.

Bagi orang yang sedang menjalani diet, singkong rebus atau kukus bisa menjadi alternatif pengolahan yang sederhana. Sebaiknya, perhatikan penggunaan minyak, gula, dan santan karena bahan tambahan tersebut dapat meningkatkan total kalori dalam satu sajian.

5. Jagung: 154 kkal

Ilustrasi jagung

Sumber: Shutterstock

Jagung mencatat kandungan kalori sebesar 154 kkal per 100 gram bahan mentah, sedikit lebih tinggi dibandingkan singkong dalam daftar ini. Bahan pangan tersebut juga mengandung serat dan sejumlah vitamin sehingga dapat digunakan untuk menambah variasi menu sehari-hari.

Jagung rebus bisa menjadi pilihan untuk sarapan atau camilan yang mengenyangkan. Pengolahannya yang praktis juga memungkinkan jagung disajikan sebagai bagian dari menu bersama sumber protein dan sayuran.

6. Nasi Putih: 180 kkal

Berhenti Makan Nasi Putih? Ini 7 Efeknya pada Tubuh Anda

Sumber: istockphoto

Nasi putih berada di urutan terakhir dalam perbandingan ini dengan kandungan kalori 180 kkal per 100 gram bahan mentah sesuai data yang diberikan. Angka tersebut membuat nasi putih memiliki kandungan kalori paling tinggi di antara enam bahan pangan yang dibandingkan.

Namun, hasil perbandingan ini bukan berarti nasi putih harus dihilangkan dari menu diet. Nasi tetap dapat dikonsumsi dengan memperhatikan porsi dan mengimbanginya dengan protein, sayuran, serta sumber lemak sehat.

Benarkah Karbohidrat Harus Dihindari Saat Diet?

Jawabannya tidak, sebab karbohidrat merupakan salah satu sumber energi penting bagi tubuh untuk menjalankan berbagai aktivitas. Membatasi asupannya secara berlebihan tanpa mempertimbangkan kebutuhan nutrisi dapat membuat pola makan lebih sulit dipertahankan dalam jangka panjang.

Hal yang lebih penting adalah mengatur jumlah makanan dan membangun pola makan yang seimbang. Pemilihan sumber karbohidrat dapat disesuaikan dengan kebutuhan, preferensi, serta kebiasaan makan agar program penurunan berat badan lebih mudah dijalankan secara konsisten.

Perhatikan Takaran dan Cara Memasak

Perlu dipahami bahwa angka kalori dalam perbandingan tersebut dihitung berdasarkan 100 gram bahan mentah, bukan makanan yang sudah matang. Proses memasak dapat mengubah kadar air dan berat bahan pangan, sehingga kandungan kalori per 100 gram makanan matang tidak selalu sama dengan angka pada bahan mentah.

Selain metode pengolahan, bahan tambahan juga dapat memengaruhi jumlah kalori dalam satu hidangan. Minyak, mentega, gula, dan santan, misalnya, perlu diperhitungkan ketika menentukan total asupan energi harian.

Kebutuhan kalori setiap orang pun tidak sama karena dipengaruhi oleh usia, ukuran tubuh, aktivitas fisik, dan tujuan kesehatan. Oleh sebab itu, angka kalori dari satu jenis bahan pangan sebaiknya digunakan sebagai informasi pembanding, bukan satu-satunya patokan dalam menentukan menu diet.

Pilih Karbohidrat yang Sesuai dengan Kebutuhan Tubuh

Bagi yang ingin menurunkan berat badan, langkah yang dapat dilakukan adalah memperhatikan porsi makan, melengkapi menu dengan protein dan sayuran, serta tetap aktif bergerak. Memilih bahan pangan dengan kalori lebih rendah dapat menjadi salah satu pertimbangan, tetapi hasilnya tetap bergantung pada pola makan secara keseluruhan.

Kentang, ubi madu, beras merah, singkong, jagung, dan nasi putih sama-sama dapat menjadi bagian dari menu harian dengan pengaturan yang sesuai. Jadi, daripada langsung menghapus nasi putih dari piring, lebih baik memahami kebutuhan tubuh dan memilih pola makan seimbang yang dapat dijalankan secara berkelanjutan.