Dendam, Kakak Kandung di Malang Nekat Suntikkan Narkoba ke Adik Sendiri

Genvoice.id | 29 Oct 2025

JAKARTA, GENVOICE.ID - Gen, ada kabar yang benar-benar bikin kita geleng-geleng kepala dari Malang. Sepasang suami istri, HL alias Koko (28) dan DA (30), tega berbuat keji kepada adik perempuan kandung DA yang masih remaja. Parahnya? Mereka memaksa adiknya menyuntikkan dan mengisap narkoba jenis sabu!

Polres Malang langsung bergerak cepat menangani kasus ini. Kapolres Malang AKBP Danang Setiyo PS Soekarno membeberkan motif di balik perbuatan Pasutri ini, dan alasannya sungguh tidak masuk akal:

"Pelaku (DA) adalah saudara kandung, motifnya adalah dendam pribadi terhadap orang tuanya karena merasa tidak diperlakukan dengan baik dan ingin membuat korban merasakan hal yang sama," jelas Danang.

Kebangetan bukan? Dendam kepada orang tua, tapi yang dijadikan korban malah adik kandung sendiri. Ini jelas menunjukkan masalah keluarga yang serius!

Ikut Pesta Sabu Bersama Pemasok

Tidak hanya Pasutri DA dan Koko, polisi juga menangkap satu pelaku lain, yaitu pengedar sabu berinisial MVM alias Cipeng (27). Cipeng ini diketahui yang memasok sabu dengan harga paket sekitar Rp 150-300 ribu.

Yang makin bikin geram, Cipeng ini ternyata ikut membantu Pasutri itu!

  • Korban yang masih remaja menolak keras saat dipaksa mengisap sabu dan hanya bisa menangis ketakutan.
  • Melihat penolakan korban, ketiga pelaku (Pasutri dan Cipeng) malah lanjut mengisap sabu bersama-sama.
  • Cipeng juga membantu membuat alat isap sabu dari botol kaca.

Kapolres Danang menegaskan bahwa perbuatan ini tidak bisa ditoleransi. Ketiga tersangka dijerat dengan pasal berlapis, yaitu Undang-Undang Perlindungan Anak dan Undang-Undang Narkotika. Ancaman hukumannya? Penjara seumur hidup atau maksimal 20 tahun.

Kasus pasutri suntik sabu ke adik kandung di Malang ini menjadi sorotan utama karena motif dendam kepada orang tua. Kasus ini mengingatkan pentingnya penanganan trauma korban dan pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan keluarga.

Kita doakan semoga korban bisa segera pulih dari trauma yang mendalam ini dan para pelaku mendapatkan ganjaran setimpal, ya Gen.