Manchester City Terancam Degradasi Usai Dinyatakan Bersalah dalam 114 Pelanggaran

Genvoice.id | 29 Sep 2026

JAKARTA, GENVOICE.ID - Manchester City menghadapi potensi sanksi berat setelah dinyatakan bersalah dalam 114 dari 115 pelanggaran aturan finansial Premier League. Degradasi menjadi salah satu hukuman yang dapat dipertimbangkan dalam kasus tersebut, meski hingga kini belum ada keputusan resmi mengenai sanksi yang akan dijatuhkan.

Putusan komisi independen terkait kasus finansial Manchester City dilaporkan telah keluar setelah proses panjang yang berlangsung selama beberapa tahun. Berdasarkan laporan The Athletic yang dikutip sejumlah media, klub berjuluk The Citizens tersebut dinyatakan bersalah atas hampir seluruh tuduhan yang diajukan Premier League.

Kasus ini berkaitan dengan dugaan pelanggaran aturan finansial dalam periode yang panjang. Tuduhan mencakup persoalan penyampaian informasi keuangan, pembayaran kepada pemain dan manajer, regulasi profitabilitas dan keberlanjutan Premier League, aturan finansial UEFA, serta kewajiban Manchester City untuk bekerja sama dalam proses investigasi.

Kasus tersebut menjadi salah satu perkara disipliner terbesar dalam sejarah Premier League. Investigasi terhadap Manchester City berlangsung selama bertahun-tahun sebelum klub secara resmi didakwa pada Februari 2023 dan proses persidangan di hadapan komisi independen dimulai pada 2024.

Degradasi Masih Jadi Salah Satu Opsi

Putusan bersalah tersebut belum secara otomatis membuat Manchester City terdegradasi. Sanksi baru akan ditentukan dalam proses selanjutnya.

Sejumlah hukuman dapat dipertimbangkan, mulai dari denda hingga pengurangan poin. Opsi yang lebih berat juga mencakup pencopotan status Manchester City dari Premier League atau degradasi ke divisi yang lebih rendah.

Karena sanksi belum ditetapkan, belum dapat dipastikan apakah Manchester City akan kehilangan poin, gelar, statusnya di Premier League, atau menerima bentuk hukuman lainnya.

Laporan Reuters menyebut proses tersebut masih dapat berlangsung panjang karena Manchester City diperkirakan mengajukan banding. Klub sebelumnya secara konsisten membantah melakukan pelanggaran dan menegaskan akan menggunakan jalur hukum yang tersedia untuk mempertahankan posisinya.

Manchester City Tetap Membantah

Manchester City belum mengubah sikapnya terkait perkara tersebut. Pihak klub menegaskan bahwa proses Premier League masih berlangsung dan sejumlah tahapan penting masih harus diselesaikan.

CEO Manchester City Ferran Soriano juga kembali menegaskan komitmen klub untuk mempertahankan posisinya setelah putusan komisi independen diketahui. Klub diperkirakan akan mengajukan banding terhadap hasil tersebut.

Dengan demikian, masa depan Manchester City di Premier League belum ditentukan oleh putusan bersalah tersebut. Klub masih menunggu keputusan mengenai sanksi dan proses banding yang berpotensi membuat penyelesaian kasus ini kembali berlangsung dalam waktu panjang.