Alyssa Daguise Murka Wajah Anaknya Ke-spill, Netizen Bandingkan dengan Raisa hingga Tasya Farasya
JAKARTA, GENVOICE.ID - Wajah putri Alyssa Daguise dan Al Ghazali, Soleil Zephora Ghazali atau Baby Soso, mendadak menjadi perbincangan setelah terlihat dalam vlog Maia Estianty. Padahal sejak kelahirannya pada Mei 2026, Alyssa dan Al memang sepakat untuk tidak memperlihatkan wajah putri mereka kepada publik.
Vlog Maia Estianty yang diunggah pada Minggu (27/9/2026) memperlihatkan momen keluarga saat berkumpul dalam acara makan malam ulang tahun Al Ghazali dan Dul Jaelani. Dalam video tersebut, wajah Baby Soso sempat terlihat sehingga video kemudian dihapus.
Alyssa kemudian menyampaikan reaksinya melalui saluran Instagram. Ia berterima kasih kepada orang-orang yang telah memberitahunya mengenai video tersebut sekaligus meminta agar dirinya diberi tahu apabila kembali menemukan konten yang memperlihatkan wajah Baby Soso.
"Yang udah info aku soal vlog makasih ya. Tolong kalau ada yang spill kabarin aku huhu, makasih semua. Aku sedih banget huaa," tulis Alyssa.
Al Ghazali juga meminta publik untuk tidak menyebarluaskan video yang memperlihatkan wajah putrinya. Pasangan tersebut memang sejak awal memilih merahasiakan wajah Baby Soso, salah satunya karena ingin memberikan hak kepada sang anak untuk menentukan sendiri eksposur dirinya ketika sudah lebih besar.
Netizen Soroti Cara Alyssa Menjaga Privasi Anak
Permintaan Alyssa tersebut kemudian memunculkan perdebatan di media sosial. Sebagian netizen memahami keinginan Alyssa dan Al untuk menjaga privasi anak, tetapi sebagian lainnya mempertanyakan bagaimana wajah Baby Soso bisa sampai terekspos jika selama ini keluarga masih mengajak sang anak hadir dalam berbagai konten.
Komentar bernada kritik itu muncul setelah wajah Baby Soso terlihat dalam vlog keluarga. Salah satu sorotan netizen mempertanyakan keputusan untuk tetap memasukkan anak ke dalam konten apabila orang tua memang ingin wajahnya tidak diketahui publik.
Perdebatan tersebut kemudian berkembang menjadi pembahasan mengenai batas antara menampilkan momen anak di media sosial dan mengekspos identitas anak kepada publik. Bagi sebagian netizen, keduanya dianggap berbeda, tetapi bagi sebagian lainnya, kemunculan anak dalam konten tetap membuka kemungkinan wajahnya terlihat atau tersebar.
Dibandingkan dengan Raisa dan Tasya Farasya
Nama Raisa Andriana dan Tasya Farasya ikut disebut dalam perdebatan tersebut. Keduanya memang sudah lama dikenal berhati-hati ketika membagikan momen bersama anak.
Raisa dan Hamish Daud diketahui tetap membagikan momen bersama putri mereka, Zalina Raine Wyllie, tetapi wajah sang anak selama bertahun-tahun tidak ditampilkan secara jelas. Cara tersebut bahkan pernah dibahas sebagai bentuk digital privacy parenting karena orang tua tetap berbagi cerita keluarga tanpa membuka identitas visual anak secara penuh.
Tasya Farasya juga pernah mengambil pendekatan serupa. Sejak kelahiran anak-anaknya, Tasya diketahui kerap menggunakan stiker, filter, atau mengambil gambar dari sudut tertentu ketika membagikan momen bersama mereka di media sosial.
Meski demikian, privasi anak Tasya juga pernah mengalami kejadian serupa. Wajah putrinya, Maryam Eliza Khair atau Ayang, sempat terlihat dalam potongan vlog The Sungkars Family yang kemudian beredar di media sosial.
Syahrini Ikut Dibawa dalam Perbandingan
Selain Raisa dan Tasya Farasya, nama Syahrini juga muncul dalam komentar warganet. Sejumlah netizen menilai Syahrini dan Reino Barack memiliki pola yang sangat ketat dalam menjaga identitas putri mereka.
Syahrini dan Reino diketahui kerap membagikan momen bersama putri mereka, tetapi wajah sang anak biasanya ditutup atau disamarkan. Bahkan nama asli sang putri juga tidak diumumkan kepada publik dan selama ini lebih dikenal dengan panggilan Princess R.
Komentar netizen mengenai Syahrini kemudian digunakan sebagai pembanding dalam polemik Baby Soso. Ada yang berpendapat bahwa jika privasi anak ingin dijaga secara maksimal, cara paling aman adalah tidak melibatkan anak dalam konten yang berpotensi dilihat publik.
Namun, pendapat tersebut tetap merupakan pandangan warganet, bukan aturan yang berlaku bagi semua orang tua. Setiap keluarga dapat memiliki batas berbeda mengenai bagian kehidupan anak yang ingin dibagikan ke media sosial.
Privasi Anak di Tengah Era Konten
Kasus Baby Soso kembali memperlihatkan tantangan yang dihadapi orang tua figur publik di era media sosial. Sekali wajah atau identitas anak masuk ke sebuah video yang dapat diakses publik, konten tersebut berpotensi direkam ulang, di-screenshot, atau disebarkan ke platform lain.
Dalam kasus ini, Alyssa dan Al telah meminta agar video maupun konten yang memperlihatkan wajah Baby Soso tidak disebarluaskan. Di sisi lain, muncul pula seruan dari Syifa Hadju melalui Threads agar publik menghormati keputusan orang tua dan berhenti membagikan atau mencari wajah Baby Soso.
Pada akhirnya, polemik ini bukan hanya mengenai apakah wajah Baby Soso boleh dilihat atau tidak. Perdebatan yang muncul justru memperlihatkan pertanyaan yang lebih besar: kalau anak tetap hadir dalam konten keluarga, seberapa jauh privasinya masih bisa dijaga?
Untuk saat ini, Alyssa dan Al telah menyatakan pilihan mereka untuk menjaga wajah Baby Soso tetap privat. Sementara itu, respons netizen menunjukkan bahwa cara figur publik membagikan kehidupan anak di media sosial masih menjadi perdebatan yang terus berkembang.