Geger Tradisi Buka Tetek di Klaten: Ratusan Warga Berebut Ikan 2 Kuintal!
JAKARTA, GENVOICE.ID - Gen, Pernah dengar soal tradisi unik yang namanya "Buka Tetek"? Kedengarannya unik, tapi ini adalah acara tahunan yang super seru di Klaten. Ratusan warga tumpah ruah berebut ikan di sebuah embung.
Kabar dari Klaten, Jawa Tengah, kembali viral dengan adanya tradisi tahunan yang menarik perhatian. Tradisi ini bernama Buka Tetek-sebutan lokal untuk membuka bendungan kecil atau pintu air.
Tradisi Buka Tetek ini diadakan di Embung Cueran, yang berlokasi di Desa Demak Ijo, Karangnongko, Klaten. Acara yang berlangsung pada Kamis (25/9) pukul 13.00 WIB ini berlangsung sangat meriah dan diikuti oleh ratusan warga yang sangat antusias.
Rebutan Ikan 2 Kuintal, Modal Jaring Sampai Kaus
Inti dari tradisi ini adalah pengurasan embung yang dilakukan setiap setahun sekali. Begitu pintu tetek dibuka dan air mulai surut, ratusan warga langsung bergegas turun ke embung untuk berebut ikan.
Kepala Desa Demak Ijo, Ery Karyatno, menjelaskan bahwa ikan yang diperebutkan warga secara gratis ini jumlahnya tidak sedikit.
"Acara buka tetek bendung ini memperebutkan ikan oleh warga. Kami menebarkan ikan dua kuintal," kata Ery.
Ikan-ikan yang ada di sana adalah hasil tebaran benih setahun sebelumnya (sekitar 15.000 benih) dan jenisnya beragam, mulai dari lele, nila, hingga kutuk.
Yang bikin seru, warga diperbolehkan menangkap ikan dengan alat apa saja yang mereka punya. Peserta tidak hanya menggunakan jaring atau serok, tapi juga sarung, bahkan ada yang menggunakan kaus yang mereka kenakan!
"Bebas, ini untuk umum, warga Desa Demak Ijo dan sekitarnya. Yang jelas satu orang satu alat," tambah Ery.
Embung Cueran: Sumber Air 70 Hektare Sawah
Embung Cueran sendiri bukan sekadar kolam biasa. Menurut Ery, embung ini berasal dari mata air asli Umbul Cueran yang memiliki fungsi vital, yaitu mengairi sekitar 70 hektare sawah di Desa Demak Ijo dan sekitarnya. Luas embung ini sekitar 2.000 meter persegi.
Tradisi Buka Tetek ini tidak hanya menjadi hiburan dan ajang berebut rezeki ikan gratis, tetapi juga menjadi penanda dimulainya pengurasan embung untuk menjaga kualitas air bagi pengairan sawah warga.
Gimana, Gen? Tradisi lokal memang selalu punya cerita dan keseruan unik ya! Siapa tahu tahun depan kamu tertarik ikut serunya rebutan ikan di Klaten.