10 Mobil Paling Laku di GIIAS 2026: Toyota Teratas, Honda Urutan Berapa?
JAKARTA, GENVOICE.ID - Hasil penjualan kendaraan di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 menyajikan peta persaingan otomotif tanah air yang kian memanas. Dominasi pabrikan kawakan asal Jepang kini secara agresif dibayangi oleh gempuran produsen otomotif asal China.
Toyota berhasil mempertahankan tahtanya sebagai merek paling laris, disusul BYD di posisi kedua. Lantas, di peringkat berapa pabrikan Honda mendarat serta bagaimana pemetaan penjualan lengkap sepuluh besar merek lainnya?
Penjualan Merek Terlaris di GIIAS 2026
1. Toyota (Posisi 1 - 6.175 SPK): Raksasa asal Jepang ini masih memimpin pasar. Toyota Kijang Innova menjadi tulang punggung dengan kontribusi 36%. Menariknya, lini kendaraan elektrifikasi (EV & Hybrid) Toyota menyumbang hingga 56% dari total pemesanan selama 11 hari pameran.
2. BYD (Posisi 2 - 4.000 SPK): Brand asal China ini mengamankan posisi runner-up. Model BYD M6 DM menjadi andalan utama dengan menyumbang sekitar 20% (800 unit) dari total penjualan pabrikan.
3. Chery (Posisi 3 - 3.500 SPK): Menempati urutan ketiga, menegaskan dominasi produsen China di jajaran papan atas GIIAS 2026.
4. Wuling (Posisi 4 - 3.290 SPK): Berhasil menggeber penjualan lewat lini kendaraan listriknya. Wuling Air ev menjadi bintang utama dengan raihan 2.238 unit, atau menyumbang 68% dari total SPK Wuling.
5. Mitsubishi (Posisi 5 - 3.212 SPK): Menjadi wakil Jepang kedua di posisi lima besar, terus membendung dominasi merek-merek baru.
6. Geely (Posisi 6 - 3.033 SPK): Menunjukkan penetrasi pasar yang solid dengan menembus angka lebih dari tiga ribu pemesanan.
7. GAC AION (Posisi 7 - 2.170 SPK): Merinci penjualannya lewat tiga model utama, yakni AION V (1.122 unit), AION UT (711 unit), dan HYPTEC HT (166 unit).
8. Honda (Posisi 8 - 1.939 SPK): Honda berada di posisi ke-8. Meski berada di luar lima besar, Honda mencuri perhatian lewat rilis Honda Super One yang sold out dalam beberapa jam. Penjualan terbesar Honda tetap disokong oleh Honda Brio serta jajaran lini berteknologi hybrid.
9. Suzuki (Posisi 9 - 1.336 SPK): Mengamankan posisi kesembilan melalui konsistensi penjualan kendaraan penumpang dan komersialnya.
10. Isuzu (Posisi 10 - 1.180 SPK): Menutup jajaran 10 besar pameran dengan fokus pada segmen kendaraan niaga dan efisiensi bahan bakar.
Komposisi Persaingan Pabrikan Jepang vs China
Persaingan di daftar 10 besar GIIAS 2026 membagi peta kekuatan secara seimbang dari segi jumlah merek: 5 dari Jepang dan 5 dari China. Namun dari segi volume pemesanan, pabrikan China unggul tipis atas Jepang.
Dinamika angka pemesanan di GIIAS 2026 menjadi sinyal kuat terjadinya pergeseran tren industri otomotif di Indonesia. Minat masyarakat kini tidak lagi didominasi oleh merek-merek konvensional, melainkan makin terbuka pada alternatif kendaraan elektrifikasi dan fitur modern yang ditawarkan produsen China.
Meskipun Toyota masih memimpin puncak klasemen dan Honda tetap tangguh berkat segmen hybrid serta EV terbarunya, lanskap otomotif nasional dipastikan akan berjalan jauh lebih kompetitif di masa depan.