Mengenal Pasar Taman Puring: Dari Pasar Sepatu KW hingga Bisa Terbakar
JAKARTA, GENVOICE.ID - Pasar Taman Puring di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, dikenal luas sebagai pusat penjualan sepatu KW, barang bekas, dan perlengkapan militer sejak era 1980-an. Terletak berdampingan dengan Taman Puring yang rindang dan nyaman, pasar ini sempat menjadi ikon belanja murah meriah yang ramai dikunjungi berbagai kalangan, mulai dari pelajar hingga kolektor barang antik. Meski reputasinya tak lepas dari barang tiruan, geliat ekonomi mikro di tempat ini sangat terasa.
Berdiri sejak 1983, Pasar Taman Puring tidak hanya menjual sepatu. Seiring waktu, deretan kios di dalamnya juga menjajakan jam tangan bekas, onderdil mobil, pakaian olahraga, hingga berbagai aksesori elektronik. Banyak pembeli datang karena penasaran, lalu kembali karena harga yang bisa ditawar dan kualitas barang yang kadang tak terduga bagusnya. Pasar ini pun berkembang sebagai alternatif dari pusat perbelanjaan modern yang seringkali kurang ramah di kantong.
Namun, tak semua masa kejayaan pasar ini berjalan mulus. Pada tahun 2002, Pasar Taman Puring pernah mengalami kebakaran hebat yang melahap sebagian besar kios. Setelah direvitalisasi, pasar sempat kembali menggeliat. Sayangnya, musibah serupa kembali terjadi baru-baru ini.
Pada Senin malam, 28 Juli 2025, api kembali melalap bagian pasar sekitar pukul 18.00 WIB. Delapan unit pemadam kebakaran dikerahkan untuk mengatasi kobaran yang cukup besar. Akses jalan di sekitar Mayestik pun sempat macet karena kerumunan warga yang panik. Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran masih diselidiki, dan belum ada laporan korban jiwa.
Di sisi lain, kawasan sekitarnya justru mengalami transformasi yang signifikan. Taman Puring yang berada tepat di sebelah pasar mengalami revitalisasi besar pada 2019. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyulap ruang terbuka hijau ini menjadi taman keluarga yang modern, dengan berbagai fasilitas seperti jalur joging, skate park, arena parkour, dan taman bermain anak. Konsepnya sebagai fun transit park membuat taman ini cocok sebagai tempat singgah warga setelah berbelanja atau sekadar transit dari halte TransJakarta terdekat.
Kini, Taman Puring dan pasar di sebelahnya menjadi simbol kontras antara ruang publik modern yang berkembang dan ruang ekonomi rakyat yang masih berjuang bertahan. Meski Pasar Taman Puring sempat diguncang tragedi, denyutnya belum berhenti-karena di balik kepulan asap, masih ada harapan untuk kembali bangkit.