Drake Batalkan Konser di Manchester karena Masalah Logistik, Jadwal Baru Diumumkan
JAKARTA, GENVOICE.ID - Drake terpaksa membatalkan konsernya di Manchester yang semula dijadwalkan berlangsung pada Senin, 28 Juli 2025. Menurut pernyataan resmi dari pihak penyelenggara Co-op Live Arena, pembatalan ini disebabkan oleh masalah logistik dan jadwal ferry yang tidak terduga.
Namun, penggemar tak perlu khawatir. Konser tersebut telah dijadwalkan ulang dan akan berlangsung pada Selasa, 5 Agustus 2025, di tempat yang sama. Seluruh tiket yang telah dibeli tetap berlaku untuk tanggal baru.
"Karena kendala tak terduga terkait jadwal ferry dan logistik perjalanan, pertunjukan Drake di Manchester pada 28 Juli harus dijadwal ulang," demikian bunyi pengumuman di situs resmi arena. "Kabar baiknya, Drake akan tetap tampil pada 5 Agustus, dan pertunjukan ini dipastikan akan menjadi malam yang tak terlupakan."
Sebelum insiden ini, Drake telah sukses menggelar dua pertunjukan di Manchester pada Jumat dan Sabtu (25-26 Juli) dalam rangkaian tur bertajuk Some Special Shows 4 U. Ia juga dijadwalkan tampil lagi pada 4 Agustus sebelum akhirnya menutup rangkaian penampilannya di kota tersebut keesokan harinya.
Di tengah kesibukannya tur di Inggris, Drake juga sempat merilis lagu baru berjudul "Which One" bersama rapper asal Inggris, Central Cee. Lagu ini pertama kali diperkenalkan lewat siaran Iceman Stream milik Drake yang direkam di Manchester pada Kamis (24 Juli).
Dalam video tersebut, tampak Drake dikejar oleh sosok bertopeng Pinokio, yang ditafsirkan banyak penggemar sebagai simbol "kebohongan" yang terus mengikutinya. Kolaborasi ini menjadi lanjutan dari kerja sama mereka sebelumnya lewat lagu "On the Radar Freestyle" pada 2023.
Drake juga sempat membocorkan kolaborasi barunya ini saat tampil di Wireless Festival di London awal bulan ini. Saat itu, ia membawa Central Cee naik ke panggung dan menyatakan rasa bangganya terhadap rapper muda tersebut.
"Aku sangat bangga pada dia. Dia keliling dunia, tampil luar biasa, dan terus mencetak rekor," ujar Drake kepada para penonton.
Tak hanya Central Cee, pelantun "God's Plan" ini juga memberi pujian kepada para rapper asal Inggris. "Tak ada yang bisa mengalahkan rapper London dalam hal skill. Ini level tertinggi," katanya saat menutup penampilannya di festival tersebut.
Selain menjalani tur dan merilis kolaborasi baru, Drake juga sedang mengerjakan album solo terbaru. Ia menyebut proyek ini sebagai "a slap" - istilah slang yang berarti penuh kejutan dan kualitas tinggi.
Dengan jadwal baru yang sudah diumumkan dan proyek-proyek musik yang terus berkembang, Drake tampaknya tetap siap memanjakan para penggemar meskipun sempat menghadapi hambatan teknis di tengah tur Eropa-nya.