Daftar Harga Terbaru Minyak Goreng Hari Ini: Kenaikan Meluas di 224 Wilayah RI!
JAKARTA, GENVOICE.ID - Informasi mengenai harga terbaru minyak goreng di akhir April 2026 sedang menjadi sorotan seiring dengan kenaikan harga yang terjadi di ratusan wilayah di Indonesia.
Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan adanya lonjakan IPH di 224 kabupaten/kota, yang membuat masyarakat harus lebih teliti dalam memantau harga minyak goreng kemasan premium maupun curah.
Angka ini meningkat signifikan dibandingkan minggu sebelumnya yang hanya terjadi di 207 wilayah.Kondisi ini memicu kekhawatiran terkait daya beli masyarakat, mengingat di beberapa daerah terpencil, harga minyak goreng telah menembus angka yang sangat tinggi.
Bagi Gen yang berada di wilayah Jakarta maupun luar Jawa, memahami tren harga Minyakita terbaru dan perbandingannya di tiap daerah sangat penting untuk mengatur anggaran belanja rumah tangga di tengah fluktuasi pasar saat ini.
Daftar Harga Minyak Goreng Berdasarkan Wilayah
Harga minyak goreng mengalami ketimpangan yang cukup tajam antara wilayah perkotaan dengan daerah terpencil:
-
Harga Tertinggi (Papua): Kabupaten Intan Jaya mencapai Rp60.000 per liter, disusul Pegunungan Bintang (Rp50.000) dan Puncak Jaya (Rp42.000).
-
Wilayah DKI Jakarta: * Minyak goreng kemasan premium rata-rata Rp22.729 per kg.
-
Minyak goreng curah rata-rata Rp21.573 per kg.
-
Minyakita rata-rata Rp17.104 per liter.
-
Rincian Harga Nasional Hari Ini
Berdasarkan data Sistem Pemantauan Pasar Kebutuhan Pokok (SP2KP) Kemendag, berikut rata-rata harga secara nasional:
-
Minyak Goreng Kemasan Premium: Rp21.923 per liter (naik 0,16% dari akhir pekan lalu).
-
Minyak Goreng Curah: Rp19.556 per liter (naik 0,07%).
-
Minyakita: Rp15.881 per liter (mengalami penurunan tipis 0,05%).
Kenaikan harga minyak goreng yang terus meluas menuntut intervensi tepat dari pemerintah daerah guna menjaga stabilitas inflasi dan beban ekonomi warga.
Meski Minyakita menunjukkan tren penurunan tipis secara nasional, harga di tingkat retail, terutama di Jakarta Selatan, masih menunjukkan lonjakan yang drastis. Pantau terus perkembangan harga komoditas pangan untuk mendapatkan informasi belanja yang akurat dan hemat.